Warga Desa Tanjung Tiga Kecewa dengan Pendamping PKH

187
Syaharudin(45) Sekdes Desa Tanjung Tiga Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin.

Pangkalan Balai, SumselSatu.com

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan tunai bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM), ratusan warga Desa Tanjung Tiga merasa kecewa dan marah terhadap pelaksana pendamping PKH Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, yang berancana memverifikasi berkas warga penerima iuran langsung PKH di Desa Tanjung Tiga, Minggu (19/11/2017).

“Kalau memang kami sudah tidak dapat lagi, kenapa kami diberikan surat Undangan untuk berkumpul di tempat Kepala desa”, tutur salah satu warga desa tanjung Tiga, Ruswita (55). Mereka merasa sangat dibohongi dan dipermainkan oleh Panitia Pendamping PKH dan Pemerinta Desa Tanjung Tiga jelasnya dengan kesal.

Syaharudin (45), Sekdes Desa Tanjung Tiga menjelaskan kepada SumselSatu.com bahwa pihak pemerintah Desa Tanjung Tiga tidak pernah dilibatkan atas pendataan warganya, terkait penerimaan bantuan iuran langsung bersyarat masyarakat miskin. Pihaknya juga merasa kecewa terhadap sistem pendataan di lapangan mengenai warganya yang mendapat iuran tunai PKH.

Sekdes Desa Tanjung Tiga menjelaskan, kalau tim pendamping PKH Kecamatan Rantau Bayur maupun Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin tidak pernah mendata warga masyarakat Desa Tanjung Tiga mengenai tingkat kemiskinan.

“Saya pun heran, mereka tim pendamping PKH dari mana penilaian yang ada, walau saya sangat yakin hasil pendataan itu direkayasa dan tidak benar. Yang benar dan seharusnya penerima Bantuan Iuran Langsung PKH itu tidak sejumlah 120 Kepala keluarga (KK) saja, namun hampir 500 jiwa se-Desa Tanjung Tiga ini”, urainya.

“Karena masyarakat Desa Tanjung Tiga ini rata-rata di bawah garis kemiskinan yang mayoritas bermata pencaharian Petani Padi dan Nelayan tradisional”, urainya.

Sangat tidak masuk akal, sambungnya, kalau khusus Desa Tanjung Tiga ini hanya 120 Kepala keluarga (KK) saja yang mendapatkan PKH.

Minggu (19/11/2017), Fitri, tim pendamping PKH memanggil warga penerima dana iuran langsung Desa Tanjung Tiga untuk melakukan penjaringan, bertujuan mengurangi  jumlah warga Desa Tanjung Tiga penerima PKH, karena ibu-ibu yang tadi dipanggil semua pulang dan menerangkan mereka sudah tidak dapat PKH lagi.

Padahal di setiap tahunnya, Pemerintah selalu menambah jumlah penerima PKH dan besaran nilai yang didapatkan masyarakat untuk tahun 2017, sebanyak 100.000 juta jiwa se-Indonesia.

Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 351/HU/2016 tentang Penetapan Penerimaan Bantuan Jaminan Kesehatan Tahun 2017. Kabupaten Banyuasin sebanyak 318.045 jiwa yang mendapatkan Bantuan PKH. #afri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here