
Palembang, SumselSatu.com
Sekitar 700 warga Palembang mengikuti kegiatan bersih-bersih serentak yang digelar PT Pegadaian (persero) dengan tema Gold for Work, Sabtu (6/4/2019), di plaza Benteng Kuto Besak (BKB). Melalui kegiatan yang dicatat dalam Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) ini, warga bisa mulai menyetor sampah untuk menjadi nasabah tabungan emas di Pegadaian.
Kegiatan bersih-bersih ini masuk rekor MURI karena dilaksanakan serentak di 12 Kota Besar di Indonesia yang melibatkan total 8.000 orang. Di Palembang, acara Pegadaian ini dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru.
Gubernur mengatakan, atas nama Pemprov Sumsel dirinya mengucapkan terima kasih atas kegiatan PT Pegadaian (persero) wilayah III Palembang. “Kegiatan ini memantik cinta lingkungan, hidup bersih, dan sehat,” ujar Gubernur.
Gubernurmengatakan, Pegadaian melalui program corporate sosial responsibility (CSR) telah membantu kegiatan PKK, membantu kegiatan anak-anak yatim piatu, dan telah mendukung hadirnya bank sampah. “Ini luar biasa,” tukas Gubernur.
Gubernur Herman Deru berharap, kegiatan PT Pegadian ini dapat diikuti instansi lain. Karena melalui kegiatan ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya arti kebersihan.
“Jangan dihentikan kegiatan seperti ini, karena akan menjadi motivasi kita untuk terus menjaga kebersihan. Kegiatan Pegadaian ini telah menginspirasi masyarakat dan instansi lain,” urainya.
Herman Deru juga mengutarakan harapan kiranya Pegadaian memberikan perhatian dengan menyisihkan sedikit laba yang didapat untuk mendukung usaha UMKM, misalnya usaha lele.
“Kewajiban kita memperkokoh UMKM misalnya membantu pemasarannya. Agar apa yang dihasilkan UMKM itu tidak sia-sia,” paparnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah III PT Pegadaian (persero) Palembang Eka Pebriansyah menjelaskan, acara ini bentuk kegiatan bersih lingkungan. “Kita memberdayakan masyarakat Palembang untuk membersihkan lingkungan. Yang hadir di sini mengumpulkan sampah dan ditukar dengan emas. Dari besaran nilai dari sampah itu sudah bisa menjadi tabungan emas,” terangnya.
Inti dari kegiatan yang digagas Pegadaian ini, lanjut Eka, adalah bekerja membersihkan lingkungan, hasil kerjanya untuk tabungan emas.
“Nasabah tabungan emas sudah banyak di Palembang. Hari ini ada 700 orang yang berkumpul, untuk tabungan emas. Untuk total di Indonesia saat ini 8.000 orang serentak yang mengikuti untuk tabungan emas,” paparnya.
Eka mengungkapkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin masyarakat lebih peduli dengan kebersihan. Sampah jangan lagi dibuang sembarang namun dikumpulkan dan bisa disetor ke bank sampah.
“Kita sudah ada bank sampah di Palembang. Sampah ditimbang, ada nilainya. Masuk ke tabungan emas. Manfaatnya pertama, lingkungan bersih. Kedua, meningkatkan perekonomian,” tandasnya. Â #nti