Muaraenim, Sumselsatu.com – Seorang guru honorer di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bernama Arisandi, terpaksa ditembak tim buser Polres Muaraenim yang dipimpin Aiptu Hasyim, Sabtu (15/7/2017).
Guru yang mengajar di salah satu sekolah dasar (SD) di Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, PALI, ditangkap di dekat SPBU Desa Gunung Menang.
Tersangka ditangkap karena terlibat kasus pencurian sepeda motor dinas (Motnas) Honda Supra BG 2893 DZ, milik Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Pemkab Muaraenim di GOR Pancasila, 1 April 2017. Saat itu, motor itu dipakai seorang pegawai bernama Yohana.
Saat hendak ditangkap, pria berusia 25 tahun itu sedang mengisap narkoba bersama teman temannya. Mengetahui kedatangan polisi tersangka berusaha kabur.
Tidak ingin buruannya kabur, polisi terpaksa menembak betis tersangka.
“Saya memang mencuri motor itu. Uangnya saya jual untuk membayar utang narkoba sabu-sabu dan judi dadu kuncang sebesar Rp2 juta. Saya dapat uang hasil menjual motor sebesar Rp2,5 juta,” kata warga Desa Gunung Menang itu.
Sementara Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Agus P membenarkan tersangka melakukan pencurian motor untuk membayar utang sabu dan judi. (Ari)