
Stuttgart, SumselSatu.com
Jerman lolos ke babak 16 besar Euro 2024 setelah mengalahkan Hungaria 2-0 pada laga kedua Grup A Piala Eropa 2024.
Bermain di Stuttgart Arena, Rabu (19/6/2024), skuad asuhan Julian Nagelsmann membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat tembakan Jamal Musiala yang menuntaskan umpan Ilkay Gündoğan. Pada babak kedua, giliran sang kapten yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan di menit ke-67.
Tambahan tiga poin membuat tim berjuluk Die Mannschaft kukuh di puncak klasemen Grup A dengan enam poin. Sedangkan Hungaria belum meraih poin usai menelan dua kekalahan.
Mereka mengungguli Swiss yang menempati peringkat kedua usai mengumpulkan 4 poin. Swiss mencatatkan satu kemenangan atas Hongaria dengan skor 3-1 dan seri melawan Skotlandia di Stadion Cologne, Kamis (20/6/2024) dinihari WIB.
Skotlandia unggul lebih dulu lewat gol Scott McTominay (13′), sebelum Xherdan Shakiri membawa Swiss menyamakan skor pada menit ke-26.
Pelatih Hungaria Marco Rossi mengakui keunggulan timnas Jerman. Namun, Rossi mengecam kepemimpinan wasit di laga tersebut atas sejumlah keputusan. Salah satunya adalah pada untuk gol pertama Jerman yang dilesakkan Jamal Musiala pada menit 22.
Menurutnya sebelum gol itu ada benturan antara kapten Jerman, Ilkay Gundogan dan bek Hungaria Willi Orban. Meski para pemain Hungaria memprotes terjadi dugaan pelanggaran, wasit asal Belanda, Danny Makkelie tetap membiarkan permainan berlanjut untuk keunggulan Jerman.
Kemudian pada babak kedua, dalam situasi serupa yang melibatkan gelandang Jerman, Robert Andrich, wasit tak menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran.
“Wasit menggunakan standar ganda, karena di babak pertama wasit mengizinkan gol setelah [Gundogan] mendorong Orban, dan di babak kedua dalam situasi serupa dengan (Pemain Jerman Robert) Andrich, wasit meniup peluit pelanggaran,” kata Rossi kepada wartawan usai laga seperti dikutip dari Reuters.
Menurutnya, ketika memimpin laga di lapangan wasit sebaiknya tidak berstandar ganda seperti yang terjadi pada laga tersebut.
“Perlu menggunakan satu standar saja, bukan standar saya,” kata pelatih asal Italia itu.
Menurutnya, dalam laga semalam Jerman memang lebih kuat dari timnya, dan di atas kertas diunggulkan untuk menang. Bahkan tanpa ‘bantuan’ wasit pun, sindirnya, Jerman berpeluang besar mengalahkan Hungaria.
“Dari perspektif saya, Jerman memang mungkin akan menang, mereka lebih kuat dari kami dan mereka akan tetap menang. Tapi, wasitnya adalah yang terburuk di lapangan. Jerman tidak membutuhkan bantuan wasit, apalagi melawan tim seperti Hungaria,” kata Rossi. #fly