Pangkalan Balai, SumselSatu.com
Kesebelas korban yang hilang saat tenggelamnya Speedboat Awet Muda di perairan Tanjung Serai bagan 13 Kabupaten Banyuasin dua hari lalu, akhirnya ditemukan tak jauh dari lokasi musibah tersebut Jumat (5/1) pagi dalam kondisi tak bernyawa lagi.
Saat ini kesebelas korban sudah berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan proses identifikasi. terpantau di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, terlihat seluruh keluarga korban menunggu untuk memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah keluarga mereka.
Salah satunya Rohani (43), warga Karang Agung ini masih untuk kepastian apakah jenazah yang ditemukan merupakan anak dan suaminya. Rohani juga salah satu korban selamat saat Speedboat Awet Muda yang dia tumpangi mengalami kecelakaan.
“Kami menumpang speedboat orang empat, yakni saya, suami saya dan dua anak saya Fadlan dan Rifki. Tapi saya dan Rifki selamat karena Rifki bisa berenang, sedangkan Fadlan tidak bisa berenang. Waktu Speedboat tenggelam saya berpegangan bangkai Speedboat. Saya mau menolong anak saya Fadlan tapi dilarang. Suami saya Naziri yang menolong Fadlan, tapi suami juga ikut hilang,” katanya.
Sementara itu, Rifki menceritakan saat Speedboat tenggelam dia keluar untuk melompat ke air lalu melihat drum yang ada di Speedboat lalu diambilnya sebagai pelampung. “Saya tidak ingat waktu itu banyak yang selamat, saya bergelantungan sama drum, lalu ada tongkang yang lewat, lalu kami semua yang ada saat itu ditolong,” ucapnya.
Terpisah, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK, ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya membenarkan kalau 11 orang penumpang Speedboat yang hilang saat mengalami kecelakaan memang sudah ditemukan. “Semuanya sudah ditemukan dan dari 11 orang tersebut 10 orang jenazah sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya,” ujar Kapolres.

Dikatakan Kapolres bahwa ciri – ciri 10 jenazah yang sudah dimakamkan oleh pihak keluarga yaitu :
- Ditemukan jam 23.45 Wib laki – laki menggunakan celana levis warna kuning baju warna hitam.
- Ditemukan jam 23.40 Wib menggunakan baju putih abu- abu celana jeans pria dewasa.
- Ditemukan jam 00.00 Wib menggunakan sweater hitam celana pendek pria dewasa.
- Ditemukan jam 02.30 Wib menggunakan baju kotak-kota biru, celana dasar hitam pria dewasa.
- Ditemukan jam 02.00 Wib menggunakan baju kaos celana pendek pria dewasa.
- Ditemukan jam 3.00 Wib menggunakan jaket hitam celana jeans pria dewasa
- Ditemukan jam 5 .15 Wib menggunakan celana jeans biru baju kotak-kotak warna coklat, pria dewasa.
- Ditemukan jam 5 : 30 Wib menggunakan kaos kerah celana traning, pria dewasa.
- Djtemukan jam 6 : 00 Wib mengunakan jaket hitam celana jeans, pria dewasa.
- Ditemukan jam 6 : 15 Wib menggunakan Baju kemeja celana dasar hitam Pria dewasa
Kapolres juga mengatakan bahwa pada Jumat (5/1/2018) pukul 08.00 WIB, telah ditemukan mayat anak laki– laki umur diperkirakan 12 tahun dengan memakai baju kaos merah lengan pendek.
“Mayat tersebut diperkirakan korban laka air di Tanjung Serei, korban ditemukan di bagan warga di Sungai Apung. Korban saat ini sudah dievakuasi ke Pos Tanjung Siapi – Api,” tandasnya. #fri