Palembang, SumselSatu.com
Adanya Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diluncurkan setelah Jokowi menjadi Presiden RI, sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang kurang mampu.
Pemilik kartu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelolah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang menjadi pasien, sangat terbantu dengan adanya KIS.
Seperti yang dirasakan Tarisi (58). Ibu rumah tangga (IRT) warga Jalan Sei Tawar II, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang itu, telah memiliki KIS sejak 2014. Dia menjadi peserta JKN yang dibiayai Pemerintah Pusat. Dengan memiliki KIS, Tarisi dapat mendapatkan layanan kesehatan, yakni menjalani operasi katarak.
“Setelah saya berobat, saya dinyatakan menderita katarak dan harus dilakukan operasi. Beberapa bulan yang lalu mata kanan saya telah dioperasi terlebih dahulu, dan Alhamdulillah penglihatan saya membaik,” ungkap Tarisi yang tengah dirawat di Rumah Sakit (RS) Dr AK Gani, Palembang, Jumat (18/1/2019).
Tarisi yang kini telah menjalani operasi katarak di mata kirinya mengaku tidak mengeluarkan uang satu rupiah pun untuk biaya pengobatan dan perawatan. Semua biaya itu dibayar BPJS Kesehatan karena Tarisi memiliki KIS.
“Saya ini hanya di rumah saja, wong biaso (orang biasa-red), ibu rumah tangga. Tidak ada kami biaya sebesar ini (uang untuk operasi katarak-red),” kata Tarisi.
“Dak tau nak cakmano men katek (tidak tahu harus bagaimana kalau tidak ada-red) kartu ini,” tambah Tarisi sambil menunjukkan KIS yang dimilikinya.
Tarisi menambahkan, dirinya tidak dapat membayangkan harus mendapatkan uang darimana untuk operasi katarak kedua belah matanya, jika tidak ada kartu peserta Program Jokowi itu.
“Uang darimana kami keluarkan untuk operasi, apalagi ini sudah operasi yang kedua,” katanya.
Tarisi bersyukur dan sangat berterima kasih kepada Pemerintahan Jokowi karena sudah sangat meringankan bebannya.
“Mokaseh nian aku (saya sangat berterima kasih sekali-red) dengan program ini, terbantu sekali, tidak ada saya mengeluarkan uang untuk biaya. Bagus nian (bagus sekali-red),” kata Tarisi.
Sebelumnya Tarisi mengatakan, KIS mempermudah, sekaligus mengurangi beban dirinya ketika hendak berobat saat sedang sakit.
“Asalkan mengikuti prosedur yang berlaku, berobat menggunakan Kartu JKN itu ternyata mudah,” katanya. #nti