Palembang, SumselSatu.com
Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SMK tahun ini sebanyak 75 persen dibuat oleh guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) Disdik Provinsi Sumsel.
Ketua Panitia Penyusun Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SMK Ramot Siahaan mengatakan, dalam Prosedur Opreasional Standar (POS) dari pemerintah pusat sebanyak 75 persen soal USBN SMK dibuat oleh pihak provinsi melalui MGMP dan KKG Provinsi Sumsel. Sedangkan 25 persen dibuat oleh pemerintah pusat.
“Soal yang dibuat ini akan diserahkan kepada pemerintah pusat pada 23 Februari,” ujarnya saat ditemui di sela pembuatan soal USBN di SMKN 4, Senin (19/2).
Dia menjelaskan, ada dua jenis soal berdasarkan kurikulum yang akan dibuat, yakni soal dengan materi kurikulum 2006 dan soal yang diambil dari materi kurikulum 2013. Dalam pembuatan soal ini ada 132 guru yang terlibat. Yakni 72 guru untuk membuat 36 soal mata pelajaran kurikulum 2013 dan 60 orang membuat 30 soal mapel kurikulum 2006.
“Soal cadangan dan susulan dibuat sebanyak 10 persen dari total soal yang diperlukan. Durasi pembuatannya sendiri selama tiga hari yakni 19-21 Februari,” bebernya.
Ramot mengungkapkan, pembuatan soal USBN yang dilakukan oleh pihak provinsi ini merupakan pertama kalinya. Pasalnya tahun sebelumnya soal dibuat sendiri oleh pihak sekolah.
“Untuk pelajaran yang bukan kejuruan akan dibuat sebanyak 40 soal pilihan ganda dan 5 soal esai. Sedangkan untuk pelajaran kejuruan akan dibuat sebanyak 40 soal tanpa ganda,” pungkasnya. #nti