Palembang, SumselSatu.com
Menteri Agraria Dan Tata Ruang Sofyan A Djalil mengatakan, hari ini akan dibagikan 6.000 sertifikat kepada masyarakat untuk masyarakat Sumsel. Sisanya dibagikan segera 37.848 sertifikat.
“Tahun ini akan dibagikan 175.000 sertifikat untuk masyarakat di Sumsel. Dan tahun depan akan ditingkatkan lagi 250 ribu hingga 300 ribu sertifikat untuk masyarakat. Karena perintah bapak Presiden keluarkan sertifikat secepatnya dan sebanyak-banyaknya,” ujarnya dalam acara pembagian sertifikat tanah untum rakyat oleh Presiden di bantaran BKB, Jumat (13/7/2018).
Sofyan menjelaskan, dua tahun terakhir adalah pembagian sertifikat terbanyak. Tahun lalu dibagikan 5 juta sertifikat se-Indonesia. Dan tahun ini dibagikan 7 juta sertifikat se Indonesia. Tahun depan direncanakan akan dibagikan 9 juta sertifikat. “Mudah-mudahan pada 2025 seluruh tanah sudah bersertifikat,” katanya.
Pembagian sertifikat ini, lanjut Sofyan, bertujuan mencegah sengketa tanah. Oleh sebab itu presiden perintahkan agar ke depan tidak ada lagi sengketa tanah.
Selain itu, ke depan bisa diagunkan ke bank untuk modal usaha. Pergi ke bank mengajukan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) bunganya cuma 7 persen setahun. Kalau ke rentenir bunganya bisa 100 persen.
“Tapi kalau mau pinjam modal pakai sertifikat, maka hati hati,” ucapnya.
Lebih lanjut Sofyan menambahkan, Presiden memerintahkan agar semua harta agama disertifikatkan. Nanti presiden menyerahkan sertifikat wakaf.
“Bapak-bapak yang pengurus masjid dan sekolah, namun belum ada sertifikatnya nanti laporkan ke BPN, maka akan disertifikatkan,” pungkasnya. #nti