
Musirawas, SumselSatu.com
Sebanyak 3017 peserta tes calon aparatur sipil negara (CASN) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menjalani tes seleksi kompetensi dasar (SKD). Tes tahap ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai, Minggu (28/10/2018), dan peserta dibagi menjadi beberapa sesi.
Para peserta dapat melihat hasil tes atau nilai melalui monitor yang disiapkan panitia di luar gedung auditorium eks Pemkab Mura. Pengumuman tes dengan cara itu adalah bentuk transparansi penerimaan CASN Tahun 2018 di Pemkab Mura.
Pantauan di lapangan, pelaksanaan tes SKD CASN Kabupaten Mura dilakukan dengan pengawasan ketat. Sebelum peserta memasuki ruangan tes, panitia melakukan pemeriksaan. Peserta tidak diperbolehkan membawa handphone (HP), kertas, pena maupun lainnya.
Bahkan, setelah memasuki ruangan, peserta kembali diperiksa oleh pengawas dan peserta harus menunjukkan PIN dan kartu tanda penduduk (KTP) asli Mura.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mura H Rudi Irawan Ishak mengatakan, untuk tes SKD CPNS di Kabupaten Mura pelaksanaannya dilakukan selama tiga hari atau sampai hari Selasa (30/10/2018).
Tes hari pertama dilakukan empat sesi. Setiap sesi dengan jumlah peserta sebanyak 320 orang, dengan waktu 90 menit.
“Hari kedua lima sesi, dan hari terakhir satu sesi. Setelah selesai, dilanjutkan untuk peserta Kabupaten Empat Lawang dan Muratara. Pelaksanaan tes dua kabupaten tersebut di auditorium eks Pemkab Mura di Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau,” kata Rudi Irawan Ishak.
Rudi menjelaskan, untuk peserta total di Kabupaten Mura mencapai 3017 orang dari seluruh formasi. Dalam pelaksanaan tes SKD CASN ini, pihaknya menyiapkan komputer sebanyak 320 unit ditambah empat unit cadangan.
Untuk pelaksanan tes SKD CASN, Pemkab Mura hanya memberikan fasilitas tempat dan pelayanan kesehatan beserta satu unit mobil lavatory.
Sementara terkait teknis, seperti mengantisipasi pemadaman listrik dan peralatan lainnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Untuk teknisnya, mulai dari peserta datang, kemudian dicek secara manual, setiap peserta membawa nomor ujian yang diprint sendiri, dicek, dan untuk registrasi dan ditandatangani serta diberikan stempel. Lalu, diregistrasi online yang tersambung langsung ke sistem SSCN. Dari registrasi online, peserta akan mendapatkan PIN, yang nantinya akan dipakai untuk tes. Semua kewenangan pemerintah pusat,” jelas dia.
Rudi menambahkan, untuk sesi pertama pelaksanaan tes SKD CASN berjalan lancar dan tidak ada kendala. Hanya saja, dari 320 peserta hanya 310 yang hadir. Sementara 10 orang peserta tidak hadir tanpa keterangan. Sehingga, sesuai aturan peserta itu langsung dianggap gugur.
Sementara itu, Bupati Mura H Hendra Gunawan mengatakan, untuk pelaksanaan tes SKD CASN awalnya direncanakan di Kota Palembang. Namun ahirnya dikembalikan ke Kabupaten Mura.
Bahkan, Kabupaten Mura juga menjadi tuan rumah pelaksanaan tes SKD CASN bagi dua kabupaten tetangga yakni Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Muratara.
“Semua pelaksanaan tes SKD CPNS (CASN-red) ini menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun, Pemkab Mura sifatnya hanta menyiapkan fasilitas pendukung pelaksanaannya. Seperti fasilitas tempat dan penyediaan pelayanan kesehatan serta mobil lavatory,” ujar Bupati Hendra Gunawan.
Orang nomor satu di bumi Lan Serasan Sekentenan ini berharap pelaksanaan tes SKD dapat berjalan lancar tanpa halangan apapun. Untuk tahap awal tes SKD ada tiga materi, yakni tes karakteristik pribadi, tes intelegensia umum, dan tes wawasan kebangsaan. Setiap tes tersebut materi sudah memiliki standarnya.
“Untuk tahun ini tes CPNS (CASN-red) tidak ada tes wawancara. Peserta yang dinyatakan lolos, kemudian mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) juga menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Sehingga tidak ada peluang subyektif, karena tes wawancara terkesan subjektif,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, dengan pelaksanaan tes ini Kabupaten Mura bisa mendapat sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Sehingga bisa bersaing untuk memajukan Kabupaten Mura menjadi lebih baik.
“Kita (Pemkab Mura) bersyukur ditunjuk menjadi tuan rumah tes CPNS (CASN-red). Tentunya menjadi nilai plus tersendiri, sehingga bisa diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah. Kepercayaan ini harus kita jalankan dengan baik,” pungkasnya. # gky