Pemkab Sleman Belajar E- Voting Pemilukada di Kabupaten Banyuasin

E-VOTING ----- Rombongan dari Pemkab Sleman berfoto bersama jajaran Pemkab Banyuasin usai belajar tentang e-voting untuk pelaksanaan pemilukada. (FOTO: SS1/ISTORA)

Banyuasin, SumselSatu.com

Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Yogyakarta, berkunjung ke Kabupaten Banyuasin, Selasa (29/1/2019), dalam rangka studi banding tata cara pemilihan kepala daerah menggunakan elektronik (e-voting).

Rombongan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA, Badan Pemerintahan Masyarakat Desa (BPMD) diwakili Kabid Pemerintahan Desa Hendri Gunawan, dan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) diwakili Kabid PIAK  Ir. Hendri Yuska.

“Kita merasa senang, merasa bangga atas kedatangan mereka, harapan kabupaten lain juga mengikuti jejak Kabupaten Sleman dalam mempelajari e-Votting,” ujar Erwin Ibrahim.

Kepada tamu yang datang dari jauh itu, dijelaskan langkah dan proses penerapan e-voting dalam pemilihan kepala daerah. Dikatakan, yang jelas sebelum cara ini diterapkan, terlebih dahulu harus disosialisasikan kepada masyarakat.

“Kita sebelum melaksanakan sudah lama mensosialisasikan, yang lebih cepat lagi disosialisasikan oleh DPRD Banyuasin, saat mereka reses di masing-masing dapil mereka, sehingga pelaksanaannya sukses,” ujar Erwin.

Penjelasan yang disampaikan diperhatikan dan disimak oleh rombongan dari Sleman. Irawan, SIP, Kepala Desa Triharjo, Kabupaten Sleman, mengatakan, alasan mereka datang jauh-jauh dari Kabupaten Sleman untuk menggali dan belajar pelaksanaan e-voting di Kabupaten Banyuasin.

“Kita ingin menggali lebih dalam terkait e-voting di Banyuasin, kita nilai pelaksanaan di Banyuasin  bagus, selangkah lebih maju. Kami akan menerapkan e-voting nantinya, itulah alasan kami mengunjungi Banyuasin,” ucap Irawan, Kepala Desa Triharjo, Sleman.

Dia berharap, nanti pelaksanaan pilkada di Sleman berjalan sukses dengan e-voting setelah dilakukannya studi banding ke Kabupaten Banyuasin ini.

“Kita ingin agar pelaksanaannya nanti kita tidak kaget, sebab kita nilai Banyuasin sudah lebih baik dalam pelaksanaannya. Sebelum dilaksanakan, harus dengan sosialisasi menyeluruh ke masyarakat, diharapkan pelaksanaan nanti sukses pemilu sehingga tidak berkonflik, dan lebih efisien,” tukasnya. #tio

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here