Muara Enim, SumselSatu.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim membutuhkan tambahan guru sebanyak 3.000 orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tambahan guru dibutuhkan karena jumlah guru yang pensiun semakin bertambah, sementara dalam empat tahun terakhir tidak ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
“Terjadinya kekurangan guru akibat banyak yang masuk pensiun. Untuk tenaga guru PNS Muara Enim membutuhkan 3.000 guru PNS. Untuk tahun ini jumlah PNS yang pensiun sebanyak 115 orang, di mana 55 persen dari mereka atau 115 orang adalah guru PNS,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muara Enim Hj Siti Herawati, SH, Senin (23/10/2017).
Terkait masalah ini, Pemkab Muara Enim tidak bisa berbuat banyak untuk menambah kebutuhan PNS, terutama untuk tenaga guru yang memang masih banyak kekurangan.
Hingga kini pemerintah pusat masih melakukan moratorium penerimaan PNS. Sementara pemerintah membatasai jumlah penerimaan guru PNS. Padahal, Pemkab Muara Enim sudah mengusulkan tambahan 1.400 guru PNS.
“Kita tahu penerimaan guru PNS sangat dibatasi, sehingga yang banyak berperan adalah guru honor. Kita berharap dalam pengangkatan CPNS pemerintah memeperhatikan guru honor,” harapnya.
Ditambahkannya, pemerintah sudah memberlakukan moratorium PNS sejak beberapa tahun lalu. Moratorium itu sendiri artinya pemerintah tidak membuka penerimaan CPNS, kecuali pada formasi-formasi tertentu yang sangat dibutuhkan.
Itu pun juga hanya untuk beberapa instansi di tingkat pusat sesuai dengan kebutuhan.
“Makanya sejak diberlakukannya moratorium tersebut otomatis Pemkab Muara Enim tidak pernah menambah PNS melalui seleksi penerimaan CPNS. Untuk itu sementara kami terus memaksimalkan tenaga guru honor,” pungkasnya. #ari