
Palembang, SumselSatu.com
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Dr Hj R A Anita Noeringhati, SH, MH, mengatakan, kualitas pondok pesantren di Sumsel tidak kalah dengan pondok pesantren di Pulau Jawa.
“Banyak orangtua yang memasukan anaknya di pondok pesantren di Pulau Jawa. Padahal di Sumsel sudah banyak pondok pesantren yang kualitasnya sudah sangat bagus,” ujar Anita saat menghadiri Hafiah dan Akhirussanah Tasyakuran Alumni Pondok Pesantren Ar Rahman ke-20, Kamis (27/6/2024).
Anita mengatakan, pondok pesantren di Sumsel dikelola orang profesional dan orang yang memiliki hati untuk memajukan anak-anak di pondok pesantren.
“Saya lihat santri Pondok Pesantren Ar Rahman sangat luar biasa. Semoga pondok pesantren ini lebih besar lagi untuk bisa mendidik putra-putri yang ada di sekitar pondok pesantren, khususnya dan dari provinsi yang lain maupun kabupaten kota yang lain,” katanya.
Anita menambahkan, Pondok Pesantren Ar Rahman telah menjadi lembaga pendidikan yang tak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tapi juga moral, spiritual kepada para santrinya. Pondok Pesantren Ar Rahman telah melahirkan banyak alumni yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tapi juga aktif dari berbagai kegiatan sosial dan dakwah.
“Terima kasih kepada pengasuh ustad, dan ustadzah dan seluruh jajaran Pondok Pesantren Ar Rahman yang sudah bekerja keras mendidik dan membimbing para santri sehingga menjadi alumni yang berkualitas dan berprestasi. Kepada para alumni yang sudah menyelesaikan pendidikannya kami ucapkan selamat. Saya berharap ilmu yang telah diperoleh dapat bermanfaat bagi diri sendiri, bagi keluarga dan masyarakat. Saya yakin para alumni Pondok Pesantren Ar Rahman akan menjadi generasi muda yang tangguh dan berakhlak dan siap membangun bangsa dan negara,” ujar perempuan pertama yang menjabat Ketua DPRD Sumsel itu.
Anita mengatakan, tumbuh kembang pondok pesantren di Sumsel sangat baik karena status akreditasi hampir semuanya unggul.
“Akreditasi pondok pesantren di Sumsel ini rata rata unggul. Termasuk Pondok Pesantren Ar Rahman di Palembang, akreditasinya unggul dan juga banyak pondok pesantren lain akreditasinya unggul,” kata Anita.
Sementara itu, Mudir Pondok Pesantren Ar Rahman K Mohamad Muhsan, SAg, MPdi, mengatakan, pada tahun 2024 ada empat santri yang diterima di luar negeri. Selanjutnya, ada yang diterima di Universitas Sriwijaya (Unsri), Politeknik Kesehatan Palembang, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Universitas Islam Negeri (UIN) Raten Fatah Palembang dan UIN Bandung.
“Yang diwisuda ada 230 dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Untuk jumlah seluruh santri sekitar 1200 dam yang menginap hanya 860. Untuk tingkat MI tidak ada yang menginap, karena menginap itu tingkat MTS dan MA dan SMK,” katanya. #nti