
Palembang, SumselSatu.com
Komunitas Berani Bergerak menginisiasi kegiatan membuat perpustakaan dan pusat aktivitas sosial Rumah Belajar Kampoeng Kapitan. Saat ini, Kampoeng Kapitan memang tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kota Palembang, khususnya dalam perhelatan Asian Games 2018.
Ketua Komunitas Berani Bergerak, Dina Juliana Anwari, mengatakan, kawasan ini memiliki nilai sejarah serta terdapat bangunan-bangunan yang juga memiliki nilai historis tinggi dan tak ternilai harganya. Namun mirisnya, kawasan ini justru menghadapi kendala yang sangat besar, seperti tingkat kriminalitas yang tinggi dan tingkat edukasi masyarakat yang minim, baik secara akademik maupun secara sosial.
“Berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan dan juga berdasarkan informasi langsung dari pemilik rumah Kampoeng Kapitan, terdapat kurang lebih 30 orang anak usia PAUD dan sekitar 30 anak usia remaja yang tinggal di daerah ini namun berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu atau putus sekolah,” kata Dina usai menerima bantuan buku dari beberapa donatur di Kampoeng Kapitan, Minggu (20/5).
Sehubungan dengan hal itu, lanjut Dina, Komunitas Berani Bergerak menginisiasi kegiatan untuk membuat perpustakaan dan pusat aktivitas sosial Rumah Belajar Kampoeng Kapitan. Dengan konsep perpustakaan dan rumah belajar yang dapat menjadi salah satu wadah yang dapat memberikan ruang bagi anak-anak maupun remaja di sana untuk belajar.
Yakni melalui fasilitas media bacaan yang ada dan nantinya akan secara rutin diadakan kegiatan belajar baca tulis, kebersihan, menari, bahasa Inggris, dan kegiatan-kegiatan lain yang akan disampaikan baik oleh Komunitas Berani Bergerak sendiri maupun oleh teman-teman dari komunitas-komunitas lain yang ada di kota Palembang dan Sumatera Selatan.
Lebih lanjut Dina menjelaskan, keberadaan rumah belajar yang dilengkapi dengan perpustakaan dan kegiatan belajar mengajar ini diharapkan dapat membantu mewujudkan generasi penerus bangsa yang berilmu, berprestasi, dan dapat menjadi pelopor bagi segala perubahan dan kemajuan masyarakat. Tidak hanya bagi Kampoeng Kapitan saja tetapi juga bagi semua daerah lain yang ada di kota Palembang maupun di semua wilayah di luar Kota Palembang.
“Seyogyanya, keberadaan Rumah Belajar Kampoeng Kapitan ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan dan kemajuan sumber daya manusia yang ada di daerah Kampoeng Kapitan. Sehingga pada akhirnya kualitas SDM yang baik ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan dan kemajuan pariwisata daerah Kampoeng Kapitan pada khususnya dan pariwisata lokal dan nasional pada umumnya,” pungkas Dina.
Hadir dalam acara tersebut Herlan Asfiudin, Staf Khusus Walikota Palembang Bidang Pariwisata, Isnaini Madani, Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Arifin dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Endang Wasiati Wieroni dari Keller Williams All Property. #nti