Bawaslu Palembang Janji Tingkatkan Akurasi Data Pemilih

SOSIALISASI---Suasana acara Sosialisasi Begesah Peh (Bersama Bergerak Selamatkan Hak Pilih), di pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sabtu (13/10/2018) malam. (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang berjanji akan meningkatkan akurasi data pemilih Pilpres 2019 di Palembang.

“Kami akan meningkatkan akurasi data pemilih. Semakin akurat data pemilih, semakin baik partisipasinya. Kalau DPT tidak akurat, bisa buruk tingkat partisipasi,” ujar Ketua Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga dan Humas Bawaslu Palembang Dadang Aprianto berjanji.

Hal itu disampaikan Dadang pada acara Sosialisasi Begesah Peh (Bersama Bergerak Selamatkan Hak Pilih), di pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sabtu (13/10/2018) malam.

Dadang mengatakan, salah satu hal terpenting adalah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kata dia, dalam proses penetapan DPT, Bawaslu dan KPU Kota Palembang juga harus melibatkan masyarakat.

Menurut Dadang, Bawaslu Palembang terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya pemilu.

“Kami terus sosialisasi untuk meyakinkan masyarakat pentingnya pemilu bagi perbaikan ke depan. Kami optimis tingkat partisipasi meningkat,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Palembang M Taufik mengatakan,  kegiatan yang mereka gelar bertujuan mensosialisasikan Pemilu 2019.

“Kami berharap,  masyarakat yang berusia di atas 17 tahun yang memiliki hak pilih dapat menyalurkan hak suaranya pada Pilpres dan Pileg.  Jangan sampai masyarakat yang memenuhi syarat memilih tapi tidak masuk Daftar Pemilih Tetap. Yang tidak masuk DPT, dapat menghubungi RT, RW atau Panwascam,  agar dapat didaftarkan di dalam DPT,” katanya.

Kata Taufik, untuk meningkatkan partisipasi pengawasan, pihaknya melakukan sosialisasi bertema Go to Campus, Go to Rumah Ibadah, Go to Mall,  Go to Pasar Tradisional, rumah sakit, Lapas, dan Rutan, serta kunjungan ke pusat keramaian.

Bawaslu mengajak pihak terkait, untuk memberikan edukasi pentingnya pemilu bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami juga gencar mengelola media sosial. Pemilih pemula itu aktif di media sosial, jadi kami maksimalkan untuk edukasi dan ikut dalam pengawasan,” kata Taufik. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here