Belum Ada Anggaran, Porprov Lahat Terancam Batal Digelar

PORPROV---Rapat internal KONI Sumsel terkait pelaksanaan Porprov, Rabu (9/8/2023). (FOTO: SS 1/ARI).

Palembang, SumselSatu.com

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-14 tahun 2023 yang bakal digelar pada September di Kabupaten Lahat, terancam batal dilaksanakan. Pasalnya, Gubernur Sumsel Herman Deru belum menganggarkan dana Porprov.

“Kami sangat berharap Gubernur Sumsel langsung turun tangan terhadap persoalan anggaran, karena sampai hari ini belum ada kejelasan,” ujar Sekretaris KONI Sumsel Ir Suparman Romans saat rapat internal, Rabu (9/8/2023).

Menurutnya, dialokasikan atau tidak, penyelenggaraan Porprov bisa diantisipasi melalui anggaran perubahan. Lalu ada solusi lain seperti memanfaatkan atau meminta dukungan dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mempunyai alokasi dana Corporate Social Respobbility (CSR).

Ia mengaku telah menyampaikan informasi anggaran, namun dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak mengakomodir dengan alasan tidak menemukan dasar hukum.

“Hanya gubernur yang bisa menyelesaikan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana. Ada juga opsi alternatif Porprov ditunda atau diundur,” kata Suparman.

“Tinggal bagaimana mengelola anggaran ini dalam rangka tahapan. Misalnya dalam melakukan persiapan terutama kepentingan mereka dalam mengikuti Porprov seperti panjar penginapan, konsumsi, transportasi dan sebagainya,” tambahnya.

“Hanya kebijakan gubernur yang bisa menyelesaikan persoalan ini. Mudah-mudahan beliau bisa mendapatkan masukan yang berimbang dari aparatur pemerintahan dan KONI Sumsel,” katanya lagi.

Ketua Koordinator Tim Verifikasi Misnan Hartono, SH, mengungkapkan, tim verifikasi berjumlah sekitar 30 orang terdiri dari 20 anggota tim verifikasi dan 8 tim administrasi. Proses verifikasi dimulai pada 1-15 September.

“Kita jalan sampai tanggal 25. Jadi proses penginputan data diserahkan ke KONI kabupaten/kota. Karena syaratnya banyak sekali yang harus kita sampaikan kepada KONI kabupaten/kota. Jika jumlah atlet lebih dari 7500 artinya bisa memakan waktu kurang lebih 15 hari persiapan awal. Kami sebagai koordinator tim verifikasi sudah mengerjakan sampai ke titik input data. Jika ini tetap berjalan di tanggal 17-24 September maka berkas sudah tersusun, sudah sesuai dengan ketentuan yang telah diputuskan oleh panduan,” terangnya.

Terkait kendala, tim verifikasi sudah melakukan input data atlet, sudah mengantarkan bukti fisik dan sudah dikelola, serta menerima berkas dari KONI kabupaten/kota.

”Harapan kita di tanggal 17-24 September agenda ini berjalan, tinggal kita melihat keputusan yang disampaikan oleh Ketua Umum KONI Sumsel. Tentu ini berkaitan dengan anggaran. Jika memang anggaran nanti ada titik temu, mudah-mudahan semua bisa berjalan,” kata Misnan. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here