Palembang, SumselSatu.com
Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas 1 Palembang Nandang Pangaribowo mengatakan, musim kemarau akan berakhir pertengahan Oktober.
Sejak awal Juni, wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) sudah memasuki musim kemarau. Namun, hingga Juli ini masih terdapat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
“Cuaca saat ini, sangat panas pada siang hari, lalu sore atau malam hari hujan sedang sampai lebat,” ujar Nandang, Senin (18/7/2022).
Masih adanya hujan di musim kemarau karena adanya suhu muka laut yang sedang menghangat di wilayah Perairan Indonesia (laut Indonesia) dan Samudera Hindia sebelah Selatan Pulau jawa. Sehingga berpotensi menambah uap air atau potensi hujan yang masuk ke Wilayah Indonesia Equator Selatan dan Barat.
Kepala Unit Analisa Dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Sinta Andayani, menambahkan, masih ada aktivitas pembentukan awan di wilayah Indonesia bagian barat (sekitar wilayah Sumatera) meningkat.
Di samping itu, pola angin yang masih terdapat pola angin belokan dan konvergensi di sekitar Sumsel. Sehingga potensi hujan untuk beberapa hari ke depan cukup besar. Sifat hujan umumnya dengan intensitas ringan hingga sedang dan lokal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menyiapkan diri bahwa potensi hujan masih tetap ada, walaupun saat ini musim kemarau. Mengantisipasi angin kencang yg bisa timbul pada saat turun hujan,” katanya. #fly