Dana Belum Turun, Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Galian IPAL Tertunda

AUDIENSI---BBPJN Sumsel melakukan audiensi dengan Pj Walikota Palembang Ucok Abdulrauf Damenta, Senin (7/10/2024). (FOTO: SS 1/DAUD).

Palembang, SumselSatu.com

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (Sumatera Selatan (BBPJN Sumsel) belum memperbaiki jalan rusak di sepanjang jalur galian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) karena dana yang belum turun.

Kepala BBPJN Sumsel Hardy Siahaan mengatakan, perbaikan di jalur ini sudah dipersiapkan sejak April lalu dengan waktu pengerjaan delapan bulan.

“Total ada 10 ruas jalan yang rusak, total jalan yang harus diperbaiki ada 6,4 kilometer (km) dengan anggaran Rp30 miliar, ruasnya pendek-pendek,” ujar Hardy usai audiensi dengan Penjabat (Pj) Walikota Palembang Ucok Abdulrauf Damenta, Senin (7/10/2024).

Namun dengan waktu yang terbilang mepet anggaran tersebut belum turun. Diinformasikan baru akan cair pada Oktober ini.

“Jika nanti anggaran turun, memang waktu pengerjaan mepet, kemungkinan lelang di November, akhir November sampai Desember pengerjaan, itu pun jika daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) cair,” katanya.

Menurutnya, karena sudah mepet waktu, akan ada skala prioritas di kawasan yang paling dibutuhkan masyarakat akan diperdalam apakah mungkin akan bisa diselesaikan dalam tempo 1,5 bulan.

“Seperti di Sayangan, Segaran, Pasar 16 Ilir, sekarang sudah masuk musim hujan ada genangan, lubang makin banyak pascapenggalian IPAL,” katanya.

Nantinya, masing-masing ruas jalan ada panjang penanganannya, BBPJN akan melakukan overlay (pelapisan), dengan dibongkar lalu dilapis ulang lagi.

“Jika belum selesai tahun ini akan diajukan lagi tahun depan karena ini bukan pengerjaan multi years,” katanya. #daud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here