
Kayu Agung, SumselSatu.com
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKI melalui Puskesmas Kotaraya merealisasikan pembuatan jamban keluarga sehat disejumlah titik di Kecamatan Kayu Agung, melalui program wirausaha sanitasi (Wusan). Dinkes berharap melalui program Wusan dapat menghentikan kebiasaan buruk warga buang air besar sembarangan (BABS) serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kepala Dinkes OKI H M Lubis, SKM, MKes, melalui Sekretaris Dinkes OKI Iwan Setiawan, SKM, MKes, mengatakan, program Wusan ini sudah berjalan sejak 2014. Di akhir tahun ini pembuatan jamban dititikberatkan di sejumlah kelurahan dalam Kecamatan Kayuagung, di antaranya Kotaraya dan Perigi. Sebelumnya juga dilakukan di Jua-Jua dan Kayu Agung.
Menurut Iwan, memang ada sebagian masyarakat yang masih memanfaatkan sungai untuk BAB dan aktivitas lainnya. Namun dengan adanya program Wusan ini diupayakan sedikit demi sedikit mengikis kebiasaan buruk itu menuju ke arah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Secara teknis, kata dia, pembuatan jamban ini dilakukan berbagai pihak seperti dinkes, puskesmas, koramil dan warga.
“Sebelum diterjunkan membuat jamban, mereka ini diberikan pelatihan Wusan dibimbing dinkes sebagai trainner of trainner (ToT). Kami harap pascapelatihan ini, mereka dapat lebih mandiri,” jelas Iwan, Jumat (24/11/2017).
Sementara itu, Pimpinan Puskesmas Kotaraya dr Isa Dwiyono berharap masyarakat dapat mengubah perilaku BABS menjadi Stop BABS dan mau berusaha untuk membuat jamban keluarga sendiri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang terlibat dalam pembuatan jamban sehat ini yaitu koramil, bapak Lurah Kotaraya Syaiful Bahri, Lurah Perigi Indra Husin dan peserta pelatihan Wusan Dinkes OKI serta Laskar Linalivia melalui gerai hijab Uchu Yeti, Yeti Herlinda, SKm, yang telah memberikan bantuan dana kepada masyarakat yang tidak mampu untuk membuat jamban,” jelasnya. #ari