
PALI, SumselSatu.com
Beberapa ruas jalan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini kondisinya menyempit akibat semak belukar yang merambah hingga ke tengah jalan. Keadaan ini jelas menimbulkan keluhan warga.
Seperti diutarakan Mustofa yang terpaksa memperlambat laju kendaraan dan harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan umum antara Desa Purun dan Desa Babat, Kecamatan Abab, PALI, Senin (25/2/2019). Mustofa tak bisa memacu kendaraan lantaran badan jalan tertutup semak belukar.
“Kalau berlintasan dengan kendaraan lain, kami harus memperlambat kendaraan,” ujar Mustofa yang ditemui saat sedang melintas di jalan tersebut.
Sama halnya diutarakan Jamal, pengemudi lain. Dia menuturkan, semasa armada batubara masih melintas menuju Pelabuhan Desa Prambatan, Kecamatan Abab, jalur yang dilintasi selalu dibersihkan oleh perusahaan, dalam hal ini PT EPI. Tetapi setelah angkutan batubara tak bisa melintas lagi, jalan menjadi tidak terurus akibat belukar tumbuh subur di kiri kanan jalan.
“Kami berharap ada upaya dari pemerintah atau perusahaan lain yang sering lalulalang di jalan yang telah menyempit ini,” pinta Jamal.
Menanggapi masalah ini, Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo, MM menyarankan agar pemerintah desa menganggarkan dana untuk tebas bayang pembersihan jalan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD).
“Kepala desa bisa anggarkan melalui ADD untuk pembersihan tebas bayang jalan, jangan sampai mengganggu kenyamanan warga,” pesan Bupati.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI, Etty Murniaty pernah mengatakan bahwa pihaknya telah menganggarkan dana untuk perawatan jalan. “Untuk tebas bayang pinggiran jalan, kita akan laksanakan secara swakelola,” ujarnya. #abi