PALI, SumselSatu.com
Duet Heri Amalindo dan Ferdian Andreas Lacony (HAFAL) masih memungkinkan untuk meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang rencananya akan digelar pada tahun 2020.
Hal itu diutarakan langsung oleh Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony ketika disambangi di kediamannya di Pasar Bhayangkara, Kamis (13/6/2019).
“Semua ada kembali kemungkinan, baik berduit dengan Pak Heri Amalindo. Namun, tetap keputusan tersebut sepenuhnya ada di tangan Ketua Umum PDIP Ibu Megawati,” ungkapnya.
Masa Pilkada Kabupaten PALI masih cukup lama 2020, jadi belum mengarah kesana.
“Lagipula untuk Pilkada PALI masih lama, saya belum berani ngomong soal itu. Mulai tahapan administrasi kan informasinya pada Februari 2020 nanti. Posisi DPC PDIP PALI hanya menunggu perintah Ketua Umum,” tambahnya.
Sebagai Ketua DPC PDIP, ia mengaku, hanya akan mengusulkan nama-nama kandidat, dan semua kader PDIP punya peluang, dan kembali penilaian dan ketetapan ada di tangan DPP.
“DPP sangat objektif, mulai penilaian kinerja, loyalitas terhadap partai, dan lainnya. Seluruh kader PDIP PALI diusulkan semuanya, semua terbuka dengan catatan wajib mengikuti aturan partai. Tapi bagi saya, tidak berani menyodorkan nama sendiri. Yang pastinya sebagai kader partai, saya siap ditempatkan di mana saja, bahkan tidak ditempatkan pun saya siap,” tambahnya.
Dia menambahkan, saat ini dirinya hanya fokus pada pertanggungjawaban di depan masyarakat terkait apa yang sudah dikerjakannya selama menjadi Wakil Bupati PALI.
“Pertanggungjawaban di depan masyarakat apa yang sudah aku kerjakan. Karena saya ingin melepaskan jabatan sebagai wakil bupati dengan memiliki warisan, karena itu membuktikan bahwa aku bekerja bukan hanya duduk,” pungkasnya. #Abi