
Banyuasin, SumselSatu.com
Daun sirih merupakan salah satu tanaman yang jarang diolah menjadi makanan maupun masakan. Namun di tangan kreatif mahasiswa Universitas Tridinanti (Unanti) Palembang, daun bernama ilmiah Piper betle itu bisa dikreasikan menjadi keripik yang renyah dan gurih.
Sekelompok mahasiswa mata kuliah Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unanti Palembang ini, berinisiatif mengolah daun sirih menjadi keripik. Dengan dibantu dosen pembimbing Dr M Ima Andriyani, SE, MSi, mereka melakukan pengabdian kepada masyarakat Desa Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Kamis (1/6/2023).
“Kami melakukan pengabdian masyarakat dengan sasaran ibu-ibu di Desa Kayuara Kuning. Di sana, kami melakukan praktik pembuatan keripik dari daun sirih,” ujar Ima.

Ia mengatakan, dalam pengabdian itu, mereka melakukan praktik secara langsung bagaimana cara pembuatan keripik daun sirih guna meningkatkan minat masyarakat dalam berinovasi.
“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik, dan mereka begitu bersemangat mencoba membuat keripik dari daun sirih. Target dari pengabdian ini adalah sosialisasi tentang ekonomi produktif melalui pengembangan inovasi produk keripik daun sirih,” katanya.
Keripik sirih, lanjutnya, menjadi olahan makanan dari tanaman herbal dengan sejumlah manfaat kesehatan. Daun sirih bisa bermanfaat untuk menghilangkan bau badan, mengatasi diabetes, mencegah jerawat, hingga mengurangi bau mulut.

“Cemilan sirih ini tidak sekadar sebagai makanan ringan, tetapi ini salah satu makanan sehat dan tentunya bermanfaat bagi tubuh,” ujar perempuan yang juga Wakil Dekan 1 FEB Unanti Palembang.
Hasil inovasi ini juga membuktikan bahwa daun sirih mempunyai nilai jual. Meskipun daun sirih itu pahit, namun dengan pengolahan yang pas, banyak masyarakat tidak sadar bahwa yang dimakan adalah daun sirih.
“Keripik daun sirih yang sudah dibuat, kami bagikan ke sejumlah masyarakat, dan mayoritas mereka tidak mengetahui jika keripik yang mereka makan terbuat dari daun sirih, karena rasanya gurih dan renyah,” terang Ima.
Pelatihan ini tidak berhenti sampai pembuatan keripik sirih, karena varian rasa, pengemasan dan cara memasarkan keripik daun sirih akan menjadi agenda selanjutnya. Karena dengan kemasan yang inovatif dan menarik dapat membantu daya jual lebih tinggi.
“Setelah ini kami terus melakukan monitoring kegiatan pascapelatihan. Harapannya adalah masyarakat terutama ibu-ibu semakin termotivasi untuk terus melakukan inovasi dan menjadikan keripik daun sirih menjadi upaya menambah penghasilan keluarga. Dan semoga kegiatan ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat,” harapnya.

Cara Membuat Keripik Daun Sirih
Untuk membuat keripik daun sirih, dibutuhkan berbagai bahan dan cara mengolah yang tepat untuk menghilangkan rasa pahit si daun sirih.
Andini, mahasiswi Unanti Palembang mengatakan, bahan yang diperlukan antara lain, 70 lembar daun sirih yang tidak terlalu tua, 250 gram tepung beras, 50 gram tepung tapioka, 3 sendok makan santan instan, air secukupnya, telur, penyedap, garam, ketumbar bubuk, kunyit bubuk, minyak secukupnya, daun jeruk, kemiri dan bawang putih.

Ada pun, daun sirihnya juga harus diproses terlebih dahulu sebelum digoreng. Pertama, daun sirih dicuci bersih, kemudian direbus untuk mengurangi rasa dan bau anyir dari daun sirih selama 2-3 menit.
Setelah direbus, daun siri diangkat dan dicuci kembali dengan air bersih, dan dijemur hingga kering. Selanjutnya, daun sirih yang telah kering, dimasukkan satu per satu ke dalam adonan tepung dan digoreng dengan minyak yang sudah panas.

“Panaskan minyak dengan api sedang, celupkan satu per satu daun sirih ke dalam adonan tepung lalu goreng hingga kedua sisinya berwarna kuning kecoklatan dan mengering,” jelas Andini, mahasiswi yang memiliki ide pembuatan keripik daun sirih.
Manfaat Daun Sirih
Gita Fariansyah mahasiswi Unanti Palembang lainnya mengatakan, daun sirih dipilih karena mempunyai manfaat yang luar biasa untuk kesehatan dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Ada pun manfaat daun sirih untuk kesehatan antara lain, menyehatkan saluran pencernaan, menyembuhkan luka, menjaga kesehatan mulut dan gigi, mencegah infeksi karena bakteri, mencegah kadar gula dalam darah tinggi dan mencegah penyakit kanker.

Daun sirih mempunyai zat-zat penting. Yakni, antiseptik, anti jamur, anti bakteri, anti kanker juga. Daun ini ini memiliki zat hidroksikavicol, kavikol, kavibetol, allylpyrokatekol, cineole, caryophyllene, cadinene, estragol, terpentin, seskuiterpen, fenil propana, tanin, diastase, gula, dan pati.
“Zat tersebut yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh,” tambahnya.
Lanjutnya, daun sirih juga mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman yang bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran.
“Bahkan daunnya mengandung eugenol yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur candida albicans, dan bersifat analgesik atau meredakan rasa nyeri, juga mengandung tannin yang bermanfaat mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi fungsi hati, dan mencegah diare,” papar Gita.
Selain Andini dan Gita, sejumlah mahasiswa Unanti Palembang mata kuliah Kewirausahaan juga mengikuti pengabdian kepada masyarakat. Yakni, Rismalini,
Muhammad Habib Mubarok, M Riduan, Jerry Maesya Irawan, Adelia Oktarina, Sandi Efriyansyah, Zhaqiroh In Am Ramadhan, Tina, Putri Dewi dan Sindi Pratiwi.
Bahan Keripik Daun Sirih:
Bahan:
70 lembar daun sirih yang tidak terlalu tua.
250 gram tepung beras
50 gram tepung tapioka
3 sendok makan santan instan
Air Secukupnya
1 butir telur
1 sdt penyedap
1 sdt garam
1 sdt ketumbar bubuk
1 sdt kunyit bubuk
Minyak secukupnya
Daun jeruk (sesuai selera)
Bahan Bumbu Halus:
2 butir kemiri
3 siung bawang putih
Air Secukupnya
Cara Membuat Keripik Daun Sirih:
1. Rebus daun sirih bersama dengan tambahan 1 sendok garam selama 3 menit untuk mengurangi aroma dan rasa pahit.
2. Angkat daun sirih dan siramkan dengan air biasa untuk menurunkan suhu panasnya dan memberhentikan proses pemasakan.
3. Siapkan nampan, letakan daun sirih yang telah direbus dan jemur dibawah matahari selama 5 menit untuk mengurangi kadar airnya.
4. Haluskan semua bumbu yang terdiri dari 2 butir kemiri, 3 siung bawang putih, dan tambahan 50 ml air putih lalu sisihkan sementara sembari Anda menyiapkan adonan keripik.
5. Siapkan wadah, campurkan 250 gram tepung beras dengan 50 gram tepung tapioka, tambahkan 1 butir telur utuh dan sisihkan sementara iris tipis-tipis daun jeruk
6. Beri bahan penyedap yang terdiri dari 1 sendok penyedap, 1 sendok garam, 1 sendok ketumbar bubuk, 1 sendok kunyit bubuk, dan masukkan irisan daun jeruk.
7. Campurkan 3 sendok makan santan instan dan tambahkan bumbu halus yang sudah Anda buat tadi.
8. Tambahkan 250 ml air lalu aduk semua adonan keripik daun sirih hingga tercampur rata, jangan lupa koreksi rasa.
9. Panaskan minyak dengan api sedang, celupkan satu per satu daun sirih ke dalam adonan tepung lalu goreng hingga kedua sisinya berwarna kuning kecoklatan dan mengering.
Biaya Produksi:
Tepung beras 1/2kg Rp10000
Tepung tapioka 1/2kg Rp5000
Kemiri 7 buah Rp2000
Kunyit bubuk Rp2000
Ketumbar bubuk Rp2000
Santan kara Rp4000
Minyak goreng 1kg Rp15.000
Total Jumlah Rp39000
Biaya Kemasan:
Plastik kecil 1 pack Rp10000
Plastik sedang 2 bungkus Rp2000
Total Jumlah Rp12000
Keren bgt, sukses selalu untk mahasiswa/i Universitas palembang?