Massa PDI Perjuangan Turun ke Jalan, Dukung Polri Usut Pembakaran Bendera Mereka

BERBARIS----Massa PDI Perjuangan berjalan berbaris di Jalan Jenderal Sudirman menuju Mapolda Sumsel, Palembang, SEnin (29/6/2020). (FOTO: SS1/ANTON R FADLI)

Palembang, SumselSatu.com

Ratusan massa Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Kota Palembang, Senin (29/6/2020), turun ke jalan. Sejak sekitar Pukul 08:00, massa berdatangan ke Stadion Kamboja, Palembang.

Sekitar Pukul 09:00, massa melakukan long march menuju Markas Polda (Mapolda) Sumsel. Barisan panjang massa memerahkan ruas Jalan Jenderal Sudirman. Mereka membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan ‘Kami Bukan PKI, Kami Bukan HTI, Kami PDI Perjuangan’, dan ‘Pancasila, NKRI Harga Mati, PDI Perjuangan Siap Menjaga Hingga Langit Runtuh’.

Sesampainya di Mapolda, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumsel H M Giri Ramanda N Kiemas ditemui Kapolda Sumsel Irjenpol Prof Eko Indra Heri.

Kepada Kapolda, Giri menyampaikan, kedatangan massa partai politik (Parpol) yang dipimpinnya di Sumsel, adalah untuk memberikan dukungan kepada Polri dalam mengusut kasus pembakaran bendera PDI Perjuangan. Pembakaran bendera PDI Perjuangan terjadi pada unjukrasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2020) lalu.

“Kami mendukung kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut secara tuntas melalui jalur hukum,” ujar Giri Ramanda Kiemas.

MENERIMA—-Kapolda Sumsel Irjenpol Prof Eko Indra Heri saat menerima Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel M Giri Ramanda N Kiemas serta massa aksi, di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (29/8/2020).
(FOTO: SS1/ANTON R FADLI)

Giri menyatakan, pihaknya tidak akan melakukan tindakan anarkis dalam menyikapi pembakaran bendera lambing partai mereka.

“Kami sepenuhnya hari ini datang ke Mapolda Sumatera Selatan untuk mendukung Kepolisian Republik Indonesia menyelesaikan melalui jalur hukum,” tandas Giri.

“Apapun hasilnya, kami PDI Perjuangan bisa menerima itu, selama ini diselesaikan melalui jalur hukum,” tambah Giri yang Pimpinan DPRD Sumsel itu.

Giri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Anggota Polri yang telah bertugas mengawal dan mengamankan long march massa aksi dari Stadion Kamboja ke Mapolda Sumsel. Ia juga berterima kasih karena pihaknya langsung diterima Kapolda Sumsel.

Setelah menyampaikan tujuan kedatangan mereka, Giri langsung menyerahkan pernyataan sikap mereka kepada Kapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjenpol Prof Eko Indra Heri menyatakan, akan menyampaikan aspirasi massa PDI Perjuangan kepada Kapolri.

“Amanah ini akan saya sampaikan langsung kepada pimpinan. Saya sangat yakin pimpinan sudah mengambil langkah hukum terhadap apa yang terjadi kemarin,” kata Eko.

Kapolda berharap, Sumsel maupun Indonesia akan tetap aman.

Saat diwawancarai wartawan, Giri menambahkan, pihaknya akan menjaga kondusifitas Sumatera Selatan. Ia telah meminta agar kader parpol berlogo Banteng Moncong Putih di Sumsel tetap tenang dan tidak terpancing emosi menyusul tindak pembakaran bendera PDI Perjuangan.

Sebelumnya Koordinator Aksi (Korak) Basroni mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan tindak pembakaran bendera PDI Perjuangan.

“Kami sangat menyesalkan pembakaran bendera PDI Perjuangan saat demo di Jakarta beberapa hari lalu, ” ujar Basroni.

Ketua DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Sumsel itu mengatakan, aksi damai yang mereka lakukan untuk mendukung Polri mengusut tuntas kasus pembakaran bendera tersebut.

“Kami meminta Kapolda Sumsel agar menyampaikan aspirasi yang kami sampaikan ini kepada Kapolri, ” kata Basroni.

Informasi diterima SumselSatu, aksi serupa juga digelar massa PDI Perjuangan di kabupaten/kota di Sumsel. #arf

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here