
Palembang, SumselSatu.com
Ratusan kepala desa (Kades)
yang tergabung dalam Forum Kades Sriwijaya mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel), Senin (22/5/2023).
Kedatangan para kades untuk
meminta DPRD Sumsel mengawal kasus dugaan penghinaan yang dilakukan oleh oknum pengusaha pada seorang kades di Kabupaten Banyuasin. Sebelum ke DPRD Sumsel, Forum Kades Sriwijaya telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Sumsel.
Ketua Forum Kades Sriwijaya Angga Arafat mengatakan, peristiwa pelecehan tersebut terjadi pada Kades Perambahan Baru Kecamatan Banyuasin I, di mana oknum pengusaha itu melemparkan kata kasar dan ucapan kotor.
Menurut dia, peristiwa tersebut sudah dua kali terjadi, yakni di tahun 2020 dan pada bulan mei 2023. Forum Kades Sriwijaya juga sudah melaporkan oknum pelaku ke Polda Sumsel dengan Nomor: LPN/211/V/2023/SPKT.
“Kami ke sini untuk mengadukan kasus penganiayaan dan nama baik kades yang dicaci maki oleh oknum. Kami sudah lapor ke Polda dan masih menunggu proses lanjutannya,” kata Angga, Kades Beti, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI).
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj Kartika Sandra Desi, SH, MM, yang menerima para kades di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel mengapresiasi tindakan kades melaporkan persoalan tersebut ke DPRD Sumsel.
“Kami (DPRD Sumsel) akan mengawal dan menindaklanjutinya dengan meminta keterangan dari pihak Polda Sumsel terkait tindaklanjut kasus ini. Pastinya akan kita kawal hingga tuntas,” ujar Kartika. #Ari