Patani Ajak Anak Panti Asuhan Berbahagia

Wajah anak-anak yang terlihat sumringah saat mengikuti Festival Panti Asuhan, Minggu (27/5). (FOTO: SS1/Mardiansyah)

Palembang, SumselSatu.com

Ramadan bulan penuh rahmat dan berkah. Mengisi bulan baik ini, Pandu Tani Indonesia (Patani) menggelar Festival Panti Asuhan untuk mengajak anak-anak panti asuhan bergembira dan berbahagia.

Festival yang khusus untuk anak-anak panti asuhan di seluruh Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini diselenggarakan di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Minggu (27/5), dengan berbagai lomba.

Direktur Utama Patani Sumsel, Sarjan Tahir mengatakan, Festival Panti Asuhan sudah rutin diadakan sejak 1992 dan menjadi agenda tahunan yang digelar pada bulan Ramadan.

“Jadi ini yang ke-26 kalinya kami selenggarakan. Berbagai macam lomba diadakan seperti, lomba qori dan qoriah, lomba juara 1, tabuh beduk, membaca puisi, mewarnai, dan pemberian penghargaan untuk tokoh berpengaruh,” kata Sarjan di sela acara.

Sarjan Tahir juga menjelaskan, festival ini selalu diadakan pada bulan Ramadan dengan alasan dirinya ingin mengajak anak – anak panti asuhan untuk berbahagia menjalankan ibadah puasa dan membangun semangat anak-anak panti asuhan. Sebab, anak-anak ini juga bagian dari kehidupan dan memiliki masa depan.

“Di bulan yang penuh berkah ini juga kami memberikan berbagai beasiswa untuk sekolah, tidak hanya anak-anak panti asuhan, mereka yang tidak mampu, anak petani, anak tukang becak, semuanya memiliki hak untuk mendapatkan beasiswa,” ujar Tahir.

Suasana gelaran Festival Panti Asuhan di PSCC, yang diisi dengan berbagai perlombaan Minggu (27/5). (FOTO: SS1/Mardiansyah)

Adapun dana kegiatan Festival Panti Asuhan ini, berasal dari kas Patani ditambah dukungan dari beberapa relawan yang menyumbang demi terselenggaranya acara tahunan tersebut.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Patani juga memberikan penghargaan khusus bagi mereka yang bersinergi dalam membangun desa.

“Patani ingin memberikan penghargaan  kepada mereka yang berkontribusi  merajut desa, sisi lain adanya kesinambungan desa, guna mensejahterakan masyarakat Indonesia. Kami ingin memfasilitasi penghargaan ini agar dapat memacu setiap bidang kerja untuk bersinergi membangun desa,” pungkas Sarjan Tahir.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Panti Asuhan 2018, Nyimas Mira Santika, mengatakan, kegiatan ini dilakukan selama satu hari dengan memperlombakan lima perlombaan.

“Sebanyak 370 peserta dari 21 panti asuhan ikut dalam festival ini, rangkaian acara dilakukan sejak pagi dengan memperlombakan beberapa perlombaan, yang dilanjutkan dengan pembukaan acara pada siang hari yang dibuka secara langsung oleh Sarjan Tahir selaku Direktur Utama Patani, hingga  pembagian hadiah kepada para pemenang,” ujarnya. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here