Palembang, Sumselsatu.com – Sriwijaya FC (SFC) tampil maksimal pada dua laga terakhir Liga 1 Indonesia 2017. Usai mengalahkan Persiba Balikpapan 2-0, skuad Laskar Wong Kito mampu mengalahkan tim kuat Barito Putera 3-2. Hasil ini memantapkan posisi Alberto Goncalves dkk ke posisi papan atas.
Meski mencatatkan hasil positif, ada beberapa hal yang menjadi evaluasi tim kepelatihan sebelum menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (21/5/2017) mendatang. Selain membenahi pertahanan, punggawa SFC harus bermain taktis dengan tidak terlalu lama menguasai bola.
“Pemain tidak boleh terlalu lama menguasai bola. Saat menghadapi PSM, pemain harus bermain dengan umpan-umpan pendek. Kaki kiri menahan, kaki kanan langsung passing mengumpan. Evaluasi ini akan kita benahi sebelum melawan PSM,” kata Pelatih SFC Oswaldo Lessa, Selasa (16/5/2017).
Meski PSM baru saja menelan kekalahan dari PS TNI, Oswaldo menilai, Juku Eja adalah tim yang stabil dan sulit dikalahkan. Selain itu, laga melawan PSM akan menguras mental pemain melawan suporter PSM, dan juga menguras tenaga karena bermain baik sepanjang musim ini.
“Ini laga berat baik secara fisik maupun mental, apalagi mental pemain kerap down saat posisi tertinggal. Melawan PSM, mental pemain harus kuat dan tidak mudah down,” tegas pelatih asal Brasil itu.
Sementara Asisten Pelatih Hartono Ruslan mengatakan, resep kebangkitan SFC adalah tetap bermain tenang.
“Kami bisa meraih hasil ini, resepnya adalah tetap tenang setelah kalah dua kali betuntun dan tetep semangat,” ungkap Hartono. (ari)