Polisi Gelar Rekon 25 Adegan Diperagakan Kasus Pembunuhan Sales

Jalannya rekonstruksi

Baturaja, SumselSatu.com

Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan, rekontruksi kasus perampokan dan pembunuhan terhadap Ibrahim (27) seorang sales asal Demak Jawa Timur yang dibunuh dikontrakannya, Perumahan Niagara, Karang Sari, Desa Tanjung Baru, kecamatan Baturaja Timur beberapa waktu lalu.

Rekonstruksi kejadian dilakukan tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan korban, Kamis (11/1).

Pantauan di lapangan, dalam rekontruksi ini, enam tersangka dihadirkan. Yakni, Ariyo (21), Yoga Diansyah (25) warga Bakung Kelurahan Kemalraja, Riyan (27), Yoga (25) dan Andi (31) dan Whonie alias Tio (19) warga RS kibang kelurahan Batukuning Kecamatan baturaja barat.

Sementara adengan 1 (satu) DPO dan korban dilakukan oleh pemeran pengganti.

Lebih kurang ada 25 adengan diperagakan. Adengan pertama dimulai dari perencanaan aksi yang akan dilakukan para tersangka. Rencana itu mereka bahas dalam kamar kosan beberapa tersangka.

Adengan selanjutnya, di hari berikutnya mereka enam tersangka datang menggunakan dua unit sepeda motor menuju tempat kejadian perkara (TKP), (Kosan korban-red)  pada malam hari kejadian.

Sebelum melancarkan aksinya, para tersangka, sempat melakukan diskusi di luar lingkungan kontrakan korban. Tak lama, setelah diskusi mematangkan rencananya, para tersangka membawa satu botol bahan bakar.

Bahan bakar ini rencanakan untuk digunakan membakar korban jika melawan. Sebelum mengedor pintu, sementara botol bahan bakar yang dibawa itu diletakan di depan pintu oleh tersangka.

Setelah seorang tersangka mengedor pintu, salah satu teman korban membukakan pintu. Di sanalah seorang pelaku menodongkan pistol dan masuk ke dalam ruangan kosan dan pelaku lainya menyerang korban saat tidur.

Terjadi perlawanan hingga leher korban ditusuk dua kali di bagian leher oleh seorang pelaku. Menanggung rasa sakit di bagian leher korban, korban berusaha melarikan diri.

Melihat korban berlari, beberapa pelaku mengejar korban hingga keluar pagar kontrakan tempat korban ditemukan meninggal. Di sanalah korban kembali ditusuk hingga meninggal.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui, Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Alex Andrian mengatakan, rekontruksi ini dilakukan sebanyak 25 adengan. Lokasi dilakukan di lokasi TKP langsung.

Memang benar, kata Kasat Reskrim, ada adengan membawa satu botol bahan bakar. Rencananya untuk digunakan membakar korban jika melawan.

“Namun rencana mereka membakar korban, itu tidak terjadi karena, korbannya kabur keluar hingga ke depan pagar rumah,” kata Kasat Reskrim, awal mula kejadian ini disebabkan oleh tersangka sakit hati karena beberapa pelaku pernah ditegur korban karena diketahui, karena  pelaku melakukan kumpul-kumpul dalam kosan dengan lawan jenisnya. #ori

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here