
Palembang, SumselSatu.com
Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya meminta para sarjana untuk selalu berinovasi dan tidak hanya berpikir menjadi seorang pegawai. Hal itu dikatakan Mawardi saat menghadiri acara wisuda sarjana (S1) Ke 52 dan Wisuda Magister (S2) ke-26 Universitas PGRI Palembang di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Selasa (19/3/2019).
Di hadapan 813 wisudawan/wisudawati yang hadir, Mawardi berpesan agar para sarjana ini selalu siap berinovasi. Menurutnya moment wisuda tentu menjadi hari yang membahagiakan, karena merupakan hari keberhasilan anak didik menyelesaikan studinya di Universitas PGRI Palembang. Namun, para sarjana ini diharapkan dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan mereka dalam mengisi pembangunan di Sumatera Selatan dan juga pembangunan bangsa Indonesia.
“Saya sampaikan perjalanan masih panjang banyak harapan orangtua dan harapan wisudawan/wisudawati semoga ilmu yang di dapatkan bisa berguna ke depannya,” ujar Mawardi.
Sehari setelah diwisuda, tantangan ke depan sudah menunggu. Iapun mengimbau agar tantangan itu tidak dijadikan suatu penghambat untuk lebih maju, namun menjadi sebagai suatu peluang untuk berkarya. Pada zaman ini di era millenial sangat dibutuhkan para lulusan yang terampil dan menguasai global dan teknologi.
“Saya sampaikan kedepan saingan di luar sana sangat berat dan susah semoga wisudawan/wisudawati bisa menjadi lulusan yang bisa berguna dan baik ketika sudah keluar dari sini,” ujarnya.
Mawardi juga berpesan agar mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat selama kuliah di Universitas PGRI Palembang. Kemudian carilah peluang-peluang yang dapat meningkatkan kesejahteraan diri sendiri dan masyarakat Sumatera Selatan, serta menjaga nama baik almamater sebagai mahasiswa.
“Saya harapakan jangan menuntut menjadi pegawai saya ingin mengajak wisudawan/wisudawati mengubah mindset semoga kalian bisa membuat inovasi-inovasi yang baik kedepannya lagi. Saya khawatir masih banyak pengangguran yang sudah lulus sudah lama sarjana tapi masih belum mendapatkan pekerjaan karena mindsetnya ingin menjadi pegawai. Saya harap wisudawan/wisudawati yang lulus harus mendapatkan inovasi inovasi yang baik kreatif dan inovatif”, tambahnya.
“Dan Pemprov Sumsel telah memberi subsidi untuk guru-guru yang melanjutkan S2 mendapatkan potongan 25% dana yang di berikan pemerintah sebesar Rp6 miliar untuk para guru yang ingin melanjutakan S2,” pungkasnya. #ari.