
Palembang, SumselSatu.com
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Pemerintah Kota (Pemko) Palembang akan membina pengelola kantin yang ada di sekolah. Tujuannya, untuk memberikan jajanan yang sehat melalui program keamanan pangan.
Kepala Balai Besar BPOM Kota Palembang Dr Harda Ningsih mengatakan, sekolah harus menyediakan pangan yang baik yaitu pada jajanan di sekolah. Pasalnya, siswa adalah generasi penerus bangsa dan ke depan akan menjadi pemimpin bangsa.
“Tentunya melalui kualitas makanan yang baik mereka bisa menjadi generasi yang berprestasi mengisi kemerdekaan. Saya juga mengajak kepada seluruh jajaran untuk bersama mengawasi mutu jajanan yang ada di sekolah,” kata Dr Harda Ningsih di sela-sela Bimtek Keamanan Pangan Sekolah tahun 2019 di Hotel S One, Senin (29/4/2019).
“Di Palembang ada sekitar 50-60 kantin sekolah yang sudah diajak untuk mengikuti bimbingan dalam pengelolaan kantin dan keamanan makanan tersebut,” tambahnya.
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda yang membuka kegiatan tersebut mengaku sangat setuju atas kegiatan yang dilakukan Badan BPOM Kota Palembang untuk memonitor jajanan yang ada di sekolah, tentunya bersama dinas terkait.
“Kita juga sudah membagi tugas sesuai wilayah masing-masing untuk mengontrol kantin yang ada di sekolah. Maka dari itu saya sangat berharap besar sekali atas peran beras dari bimbingan teknik pangan yang akan diterapkan di kantin sekolah,”jelasnya.
Menurutnya, peran kepala sekolah dan guru sangat penting untuk memantau pedagang yang ada di lingkungan sekolah agar bisa melihat keamanan jajanan tersebut.
“Ya kalau bisa semua pedagang di sekolah harus didata serta dilihat langsung kualitas jajanan yang mereka jual,” pungkasnya. #ari