
Palembang, SumselSatu.com
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian pembangunan Makro Kota Palembang selama 20 tahun menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi menurun.
“Pada tahun 2005 pertumbuhan ekonomi sebesar 7,06 persen menjadi 5,25 persen di tahun 2022,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang Harrey Hadi pada rapat Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 di ruang Parameswara Kantor Walikota Palembang, Selasa (12/12/2023).
Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang mengalami penurunan ini menjadi tantangan Kota Palembang. Pertumbuhan ekonomi menurun juga bukan patokan bahwa kemiskinan bertambah, dan pengangguran bertambah.
“RPJPD kita sampai 2025 berada di angka 90,39 persen secara umum capaian RPJPD sudah bagus,” katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ir Gunawan, MTP, mengatakan, forum konsultasi publik rancangan awal RPJPD untuk menyatukan ide bagi pembangunan Kota Palembang untuk kurun waktu 20 tahun ke depan.
“Ide-ide inilah yang akan jadi manifestasi dalam visi misi pembangunan Kota Palembang 2025-2045,” katanya.
Gunawan mengatakan, secara keseluruhan Palembang bukan tanpa catatan. Sebab dari sisi pertumbuhan ekonomi walaupun naik belum signifikan. Kemudian penurunan angka kemiskinan masih lambat, pengangguran masih tinggi dari nasional, isu penurunan lingkungan asap akibat kebakaran dan lahan, juga masih lemahnya tata kelola pemerintahan. #ari