Terus Pantau Banjir, BPBD PALI Imbau Warga Tetap Waspada

PANTAU ---- Petugas BPBD PALI memantau pemukiman warga yang kebanjiran akibat air Sungai Lematang meluap, Sabtu (2/3/2019). (FOTO: SS1/ABI)

PALI, SumselSatu.com

Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumsel, termasuk Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membuat beberapa desa yang ada di tepian Sungai Lematang terendam banjir. Meski kondisi dinyatakan relatif aman, namun warga diimbau tetap waspada.

“Sejauh ini kondisi air masih aman bagi warga, air masih di bawah rumah warga, jika air sudah banjiri jalan otomatis rumah warga juga terendam,” kata Kepala Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar, saat ditanya lewat komunikasi WA mengenai kondisi banjir terkini, Minggu (3/3/2019).

Banjir yang saat ini melanda merupakan peristiwa tahunan yang terjadi ketika intensitas hujan tinggi. Selain debit air hujan, debit air kiriman dari hulu Sungai Lematang juga turut memicu sungai meluap dan air masuk ke desa- desa.

Lebih kurang delapan desa yang berada di tepian Sungaui Lematang kebanjiran diantaranya, Curup, Modong, Tanah Selatan Sedupi, Tanjung Dalam, Muara Sungai, dan Sukaraja.

Sampai hari ini, warga masih dalam kondisi aman karena hampir 99 persen rumah warga berbentuk panggung. Begitu juga dengan aktifitas warga masih normal, hanya kebun karet turut terendam sehingga otomatis tidak bisa produksi.

Junaidi menjelaskan, memasuki musim hujan, pihak BPBD PALI bekerjasama dengan pihak kecamatan, khususnya kemarin, BPBD memonitoring lokasi banjir. Andai dari monitoring itu ditemukan ada kondisi yang dianggap darurat, bisa segera dilakukan tindakan, seperti evakuasi warga dan barang-barang milik warga.

“Kita monitor terus, jadi bisa cepat dilakukan tindakan. Termasuk juga berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti, Dinkes dan Dinsos. Tapi banjir hari ini kami pastikan masih aman,” ujar dia. #abi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here