Ucok : Ketinggian Jembatan Musi IV Tidak Ada Masalah Karena Berada di Hulu

KLARIFIKASI---Kepala Dinas PU BM Ucok Hidayat (Batik Coklat) saat melakukan jumpa pers terkait permasalahan ketinggian Jembatan Musi IV yang dipertanyakan Komisi V DPR RI, didampingi PPK Jembatan Musi IV, Suwarno (batik putih) dan Jajaran Staff BBPJN. (FOTO : SS1/Mardiansyah)

Palembang, SumselSatu.com

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Ucok Hidayat menyampaikan kofirmasinya terkait Jembatan Musi IV yang dinilai tidak sesuai kriteria oleh Anggota Komisi V DPR RI ketika meninjau LRT dan Jembatan Musi IV, Kamis (19/4) kemarin.

Ucok mengatakan, bahwa perencanaan Jembatan Musi IV sudah berdasarkan studi kelayakan, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Mengenai ketinggian clearance Musi IV, diputuskan ketinggian 13,75 meter sedikit di atas clearance Jembatan Ampera 11,25 meter.

“Jembatan Musi IV sudah direncanakan melalui feasibility study dan diperhitungkan dengan matang. Artinya, bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan Jembatan Musi IV sudah sesuai aturan dan ketentuan yang ada,” kata Ucok di hadapan awak media, Jumat (20/4/2018).

Menurut Ucok, berdasarkan hasil rapat koordinasi penentuan clearance Jembatan Musi IV pada 25 Februari 2015 silam – yang juga dihadiri pihak terkait: KSOP Palembang, Kantor Distrik Navigasi Palembang, sesuai dengan kondisi lapangan bahwa Jembatan Musi IV tersebut berada di sebelah hulu dari Pelabuhan International Boom Baru, sehingga tidak akan dilayari oleh kapal berukuran besar dan tinggi.

“Memang ini tidak masuk dalam kriteria SK Menhub bahwa Pelabuhan Internasional minimal tinggi clearance jembatan yang akan dilalui kapal adalah 40 meter. Tapi masalah tinggi itu sudah disepakati bersama, apalagi posisi Musi IV ini berada di hulu pelabuhan (Boom Baru-red) jadi kapal besar tidak akan melewati jembatan ini,” tegas Ucok.

Dibeberkan Ucok, bahwa hasil Keputusan rapat koordinasi tersebut dituangkan dalam SK Gubernur No : 630/0697/DISHUBKOMINFO tanggal Maret 2015 yang disampaikan kepada Kemenhub dan Kemen PUPR yang menjadi bagian dari pengambilan keputusan Koordinasi Tingkat Departemen sehingga penentuan tinggi clearance Jembatan Musi IV sudah melalui mekanisme sesuai aturan dan ketentuan.

“Bahkan pihak kantor Navigasi Pelabuhan Boom Baru juga ikut dan menyetujui hasil rapat itu. Kalau mereka yang mengkomplain, berarti mereka mengkomplain keputusan sendiri,” jelas Ucok.

Terakhir, menurut Ucok, jika Musi IV ini harus diperbaiki dengan ketinggian sesuai dari SK Kementrian Perhubungan yakni 40 meter di atas permukaan air, dirinya menilai bahwa jembatan Ampera pun juga harus di perbaiki. Alasannya karena Jembatan yang menjadi ikon Kota Palembang ini ketinggianya dari jauh lebih rendah di bandingkan Jembatan Musi IV yakni 11,25 meter sedangkan Musi IV 13,75 meter.

Ketinggian Minimal 20 meter

Sebelumnya memang Kepala Dinas Navigasi Klas I Palembang, Supardi berkomentar bahwa ketinggian jembatan dengan permukaan air agar bisa dilalui kapal yakni sekitar 20 meter.

Sedangkan, ketinggian Jembatan Musi IV saat ini hanya sekitar 15 meter. Itu untuk tinggi kondisi air sedang surut, apalagi jika kondisi air sedang pasang.

“Contohnya seperti kapal milik KSOP, di mana saat melewati Jembatan Musi IV harus menurunkan antenanya, berbeda saat melewati Ampera. Karena itu, sampai saat ini pihaknya belum berani untuk memasang alat navigasi,” kata Supardi saat ditemui usai kunjungan anggota DPR RI Komisi V, Bambang Haryo Soekartono di Kantor Navigasi Pelabuhan Boom Baru, Kamis (19/4).

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono juga berkomentar bahwa, Jembatan Musi IV ini merupakan proyek “ngawur”. Hal ini dilihat dari kondisi jembatan di mana ketinggian antara permukaan dengan jembatan sangat rendah, berbeda dengan aturan yang semestinya setinggi 40 meter.

Dengan kondisi saat ini, menurutnya kedepan bakal menghambat perekonomian mengingat Palembang masih mengandalkan laut. Selain itu sungai di Palembang juga dipergunakan untuk beberapa kota di Sumsel.

“Karena itu, kami minta proyek ini dihentikan, atau jika tidak kami minta agar jembatan ini ditinggikan kembali,” tegasnya. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here