Herman Deru Perjuangkan Kesejahteraan Guru ke Presiden

HARI GURU NASIONAL ----- Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menghadiri peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional 2018, Selasa (27/11/2018), di PSCC. (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Gubernur Sumsel H Herman Deru berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan para guru bahkan akan menyampaikan hal ini langsung ke Presiden Republik Indonesia.

Saat berbicara di hadapan para guru yang hadir pada acara peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018, Selasa (27/11/2018), di Palembang Sport and Conventional Center (PSCC), Gubernur Herman Deru menyatakan, sebagai kepala daerah dirinya telah menyampaikan hal ini dan memperjuangkan langsung ke Presiden RI.

Harapannya, tahun depan peningkatan kesejahteraan sudah dapat dirasakan para guru. “Kita akan surati Menteri Pendidikan agar ini bisa diterapkan sesegera mungkin di 2019. Saya yakin pemerintah pusat memperhatikan kondisi ini. Saya sebagai kepala daerah juga akan memfasilitasi sesuai wewenang,” jelas Deru.

Herman Deru sendiri tak dapat menyembunyikan rasa harunya melihat semangat para guru hadir pada kegiatan tersebut.

“Saya benar-benar haru. Dengan segala kekurangan dan keterbatasan, bapak ibu guru masih tetap hadir dan berdiri di sini. Untuk semua itu saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kerelaan bapak ibu semua,” ujar Herman Deru.

Herman Deru menuturkan, perjuangan para guru, terutama  guru honor, patut dihargai setinggi-tingginya. Karena dengan honor yang sangat minim, guru-guru ini masih bisa menjaga semangatnya memberantas kebodohan di Provinsi Sumsel.

“Untuk itu dengan sepenuh hati saya akan memperjuangkan apa yang diinginkan para guru. Perbaikan sertifikasi, perbaikan penghasilan khususnya guru honor. Saya juga akan ajak bupati dan walikota untuk menyikapi kesejahteraan guru-guru ini,” ucapnya.

Sementara itu, Sekjen PB PGRI, Kodrat Nugraha meminta para guru untuk dispilin melaksanakan 4C dalam kegiatan belajar dan mengajar demi menciptakan perubahan.

“Saya titip 4C ini pada para guru, agar dala, mengajar menerapkan  4C di antaranya colaboratic dan creatif,” tuturnya.

Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto mengatakan, di usia PGRI yang ke 73 ini diakui sudah banyak kiprah PGRI membangun dunia pendidikan.

“Di HGN ini saya mengajak para guru meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas keprofesionalan dalam mengajar agar anak-anak kita mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan katakter yang baik,” ujar dia.

Di hadapan ribuan guru itu, Zulinto menyampaikan beberapa poin kepada Gubernur Sumsel, terutama terkait masalah pendidikan. Di antaranya soal jumlah guru yang belum memadai, mulai dari tingkat SD hingga SMA. Kemudian sertifikasi guru yang masih sering tersendat baik di provinsi, kabupaten, maupun kota. Kemudian soal perlindungan guru yang belum begitu dirasakan oleh para tenaga pendidik.

“Kami laporkan kekurangan guru untuk SD 20.000 se-Sumsel dan SMA 2.800 guru. Jumlah ini cukup besar. Kiranya ini bisa disampaikan ke pemerintah pusat,” kata Zulinto.

Selain peringatan HUT PGRI dan HGN, dalam acara tersebut dilakukan juga launching buku biografi tokoh pendidik Sumsel Drs Aidil Fitri Syah (alm). Penyerahan penghargaan tanda kehormatan kepada alm Hamzah (orangtua Gubernur Sumsel Herman Deru) yang berjasa membangun pendidikan di Sumsel, MoU Gubernur Sumsel dengan PTN dan PTS dalam peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi guru di Sumsel, pemberian penghargaan untuk guru-guru berprestasi di tempat tugas terpencil, serta pemberian penghargaan kepada tokoh organisasi dan pendidik di Sumsel. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here