Percepat Jalur Logistik, Gubernur Sumsel Dorong Pembangunan 4 Flyover di Jalur Kereta Api

Perlintasan rel kereta api. (FOTO: DOK. PT KAI).

Palembang, SumselSatu.com

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan empat flyover utama yang melintasi jalur aktif kereta api. Proyek strategis ini dirancang sebagai solusi konkret untuk mengurai kemacetan parah serta meningkatkan standar keselamatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur dalam audiensi bersama jajaran direksi PT KAI dan PT Semen Baturaja di Palembang, Jumat (30/1/2025). Dalam pertemuan itu, ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci utama keberhasilan proyek infrastruktur ini.

Empat flyover yang menjadi prioritas pembangunan berada di titik-titik padat perlintasan sebidang pada jalur logistik Kereta Api Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang), yaitu: Simpang Belimbing, Gunung Megang 1, Gunung Megang 2 dan Ujan Mas.

Menurut Herman Deru, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjamin kelancaran distribusi logistik nasional sekaligus kenyamanan publik. Pemisahan jalur antara kendaraan bermotor dan kereta api diharapkan dapat meniadakan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Permintaan angkutan batubara terus meningkat, namun volume ini harus dibarengi dengan penataan infrastruktur yang memadai. Jika tidak segera diatasi, masyarakat akan terus menjadi korban ketidakteraturan lalu lintas,” ujar Gubernur.

Solusi Ganda Ekonomi dan Mobilitas

Proyek ini dinilai sebagai “solusi ganda” yang menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan mobilitas warga. Dengan hilangnya perlintasan sebidang, hambatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi akibat aktivitas kereta logistik dapat dihilangkan sepenuhnya.

Untuk mempercepat proses realisasi, Gubernur mendorong segera terbentuknya konsorsium yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain: PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), PT Bukit Asam (PTBA), PT Semen Baturaja, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Target Operasional 2027

Pembangunan keempat flyover ini ditargetkan tuntas dan dapat beroperasi penuh pada tahun 2027. Pemerintah optimis bahwa pemisahan arus kendaraan ini akan memberikan dampak luas bagi perekonomian daerah.

“Target kita jelas, pada 2027 arus kendaraan dan kereta logistik sudah terpisah. Ini adalah langkah besar untuk meningkatkan standar keselamatan dan kualitas hidup masyarakat Sumatera Selatan,” katanya. #fly

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here