Dihukum Gol Cepat Ayam Kinantan

KALAH---Sumsel United menelan kekalahan 1-3 atas PSMS Medan, di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026). (FOTO: MEDIA OFFICER SUMSEL UNITED).

Deli Serdang, SumselSatu.com

Sumsel United harus pulang dengan tangan hampa setelah dipaksa menyerah 1-3 oleh tuan rumah PSMS Medan pada laga perdana putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026) malam, menjadi panggung bagi dominasi tim berjuluk Ayam Kinantan.

Tuan rumah langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Hasilnya, Cadenazzi berhasil mencatatkan namanya di papan skor saat laga baru berjalan dua menit (2′). Gol cepat ini seolah meruntuhkan skema permainan Laskar Juaro.

Di babak kedua, PSMS memperlebar jarak melalui Dani Saputra pada menit 58′, disusul gol kedua Cadenazzi pada menit 65′. Sumsel United hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat aksi Diego Dall’Oca di menit 77′. Meski terus mencoba menekan di sisa waktu, skor 3-1 tetap bertahan hingga peluit panjang.

Kekalahan ini membuat Sumsel United tertahan di posisi ketiga klasemen Grup 1 Wilayah Barat dengan koleksi 31 poin dari 19 laga. Sementara bagi PSMS Medan, tambahan tiga poin ini mengatrol posisi mereka ke peringkat empat dengan raihan 29 poin dari jumlah pertandingan yang sama, memperkecil selisih poin dengan tim-tim di atasnya.

Evaluasi Pelatih

Pelatih Sumsel United Nilmaizar tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyoroti kurangnya konsentrasi pemain yang berujung pada gol-gol lawan.

“Ini perjuangan yang luar biasa, tapi hasilnya mengecewakan. Gol pertama lawan tercipta terlalu cepat, hanya dalam 1 menit 30 detik. Gol kedua dan ketiga murni karena kesalahan antisipasi dan penempatan posisi pemain kami,” ujar arsitek asal Sumatera Barat tersebut dalam sesi konferensi pers usai laga.

Nilmaizar juga menyesalkan tumpulnya lini depan dalam memanfaatkan peluang, terutama dari situasi bola mati.

“Kami banyak mendapat free kick, tapi tidak ada yang maksimal. Ke depan, perbaikan di lini belakang dan ketajaman lini depan menjadi prioritas, mengingat masih ada delapan pertandingan tersisa,” tegasnya.

Faktor Psikologis Gol Cepat

Kurniawan Karman, pemain bertahan Laskar Juaro, mengakui bahwa gol cepat PSMS Medan sangat mempengaruhi mentalitas tim di lapangan.

“Sebenarnya kami sempat menguasai permainan dan bermain cukup bagus. Namun, gol cepat di awal babak pertama mengubah segalanya. Inilah sepakbola, sulit diprediksi. Kami akan bekerja lebih keras lagi untuk laga berikutnya,” kata Kurniawan.

Sumsel United harus segera bangkit dan melakukan pemulihan. Pada pekan ke-20 nanti, mereka dijadwalkan menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi Laskar Juaro jika ingin menjaga asa di papan atas klasemen. #fly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here