
Palembang, SumselSatu.com
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus memperkuat posisi RS Siti Fatimah sebagai ikon Health Tourism (wisata medis).
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Sumsel Dr Drs H Edward Candra, MH, saat membuka Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV 2026 di Stadion Bumi Sriwijaya, Sabtu (9/5/2026).
Dalam sambutannya, Edward menekankan bahwa turnamen ini merupakan perpanjangan tangan dari program prioritas Sumsel Wonderful. Sebagai rumah sakit yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk layanan wisata medis, RS Siti Fatimah dituntut tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga aktif dalam mengampanyekan gaya hidup sehat.
”RS Siti Fatimah adalah kebanggaan kita dengan layanan unggulan kardiovaskular hingga ortopedi sport. Turnamen ini mempertegas peran mereka dalam mendukung kemajuan olahraga sekaligus memperkenalkan fasilitas kesehatan kelas dunia yang kita miliki kepada lintas instansi,” ujar Edward.
Ia menilai turnamen tersebut bukan sekadar ajang sepak bola biasa, melainkan memiliki makna besar dalam membangun solidaritas, silaturahmi, dan semangat kebersamaan antarinstansi di Sumatera Selatan.
“Walaupun terlihat sederhana, hanya sebuah turnamen sepak bola, tetapi maknanya besar. Ini menunjukkan komitmen Rumah Sakit Siti Fatimah tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan terbaik, tetapi juga mendukung kemajuan olahraga di Sumatera Selatan,” katanya.
Edward menjelaskan, Rumah Sakit Siti Fatimah yang telah beroperasi sejak 2018 menjadi salah satu rumah sakit andalan milik Pemerintah Provinsi Sumsel dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, tema turnamen tahun ini sangat sejalan dengan program prioritas Sumsel Wonderful, khususnya di bidang kesehatan dan olahraga. Apalagi, RS Siti Fatimah telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit layanan wisata medis atau health tourism.
“Ini menjadi kebanggaan Sumsel dan terus kita dorong untuk mendukung terwujudnya Sumsel Health Tourism,” ungkapnya.
Edward juga menilai sepak bola sebagai olahraga rakyat yang mampu membangun kedisiplinan, semangat, strategi, serta sportivitas. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Menang kalah itu biasa, tetapi tujuan utama dari turnamen ini adalah membangun solidaritas dan mempererat silaturahmi,” tandasnya.
Turnamen Sepak Bola RS Siti Fatimah Cup IV Tahun 2026 diikuti berbagai tim dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, BUMD, dan BUMN di Sumatera Selatan. #hms









