Kabupaten Banyuasin Peringkat Ketiga Penghasil Jagung di Sumatera Selatan

PANEN JAGUNG---Panen Raya Jagung Serentak kuartal I tahun 2026 di Pondok Pesantren Qodratullah Kabupaten Banyuasin, Kamis (8/1/2026). (FOTO: DISKOMINFO).

Banyuasin, SumselSatu.com

Asisten II Setda Kabupaten Banyuasin, Ir Alpian Soleh, MM, mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin yang saat ini Banyuasin telah menjadi nomor 2 lumbung pangan nasional.

Potensi pengembangan komoditas pertanian baik padi dan jagung di Kabupaten Banyuasin berdasarkan data Statistik Pertanian, memiliki Luas Baku Sawah seluas 189.345 Ha yang terdiri dari potensi lahan lebak seluas 24.935 Ha dan potensi lahan pasang surut seluas 164.410 Ha.

Untuk realisasi tanam pada Musim Tanam 2024 komoditas jagung di Kabupaten Banyuasin adalah 18.532 Ha dengan luas panen seluas 18.664 Ha, dengan produksi sebanyak 75.706 Ton Kering Pipil.

“Ini merupakan angka yang sangat besar yang menempatkan Kabupaten Banyuasin peringkat ketiga di Provinsi Sumatera Selatan Penghasil Jagung, sehingga dengan momentum hari ini dengan sudah masuknya Musim Tanam Satu (MT 1 2025/2026) dapat terus meningkatkan tambah tanam jagung agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi baik peningkatan Indeks Pertanian (IP) dan Provitas di Kabupaten Banyuasin,” ujar Alpian.

Alpian yang mewakili Bupati Banyuain Askolani menyampaikan hal itu saat melakukan Panen Raya Jagung Serentak kuartal I tahun 2026 di Pondok Pesantren Qodratullah Kabupaten Banyuasin, Kamis (8/1/2026). Panen Raya Jagung dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Banyuasin.

“Terima kasih banyak Polres Banyuasin dan Ponpes Qodratullah, semoga apa yang kita lakukan mendapatkan keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Alpian.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, SIK, MSi, menegaskan, dengan peningkatan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Polres Banyuasin bersama Pemkab Banyuasin tentu memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat Banyuasin.

“Kami berkomitmen mendukung ketahanan pangan dan menjaga keamanan untuk Kabupaten Banyuasin sebagai penunjang ketahanan pangan di Indonesia,” katanya.

“Kami berharap agar apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan terima kasih banyak kepada Petani, Gapoktan yang bertugas,Satgas Swasembada Pangan Banyuasin, Ponpes Qodratullah. Semoga sinergi ini terus terjalin,” tambah Risnan.

Sedangkan Sekretaris Yayasan Ponpes Qodratullah Dr Mustofa Kamal, MPdI, mengungkapkan rasa bangga dan ucapan terima kasih dengan dilibatkannya Ponpes Qodratullah mengambil peran dalam Program Presiden RI Bapak Prabowo Subianto untuk ketahanan pangan di Indonesia.

“Tentu peran ini sangat mulia, berkerja sama, bersinergi untuk keberlangsungan hidup bersama yang lebih baik,” katanya.

Turut hadir Dandim 0430/Banyuasin Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, SE, Kajari Banyuasin/ diwakili Kepala BPS Banyuasin Basuki Rahmat, SSt, MStat, Asisten III Setda Banyuasin Ir Zakirin, SP, MM, CGCAE, Kabulog Kanwil Sumsel/diwakili Ketua Yayasan Pesantren Qodratullah H Muhammad Tabroni Martin, SSosi, Camat Banyuasin III Santo, SSos, MSi, Gapoktan, Petani dan Satgas Swasembada Pangan Banyuasin. #hms

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here