Jumlah Pengangguran di Sumsel Capai 165 Ribu Orang

Ilustrasi pencari kerja.

Palembang, SumselSatu.com

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan (BPS Sumsel) mencatat jumlah penduduk yang menganggur mencapai sekitar 165 ribu orang per Mei 2026, seiring dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang naik tipis menjadi 3,60 persen.

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto memaparkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026. Angka pengangguran tersebut merupakan selisih antara jumlah angkatan kerja yang tercatat 4,587 juta orang dengan jumlah penduduk bekerja sebanyak 4,422 juta orang.

“TPT sendiri naik 0,01 poin persentase dibandingkan Februari 2026,” katanya.

Yang menarik, kenaikan TPT yang relatif kecil ini terjadi di tengah penyusutan angkatan kerja hingga 175 ribu orang dibandingkan Februari 2026. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pun ikut turun menjadi 68,07 persen, anjlok 2,82 poin persentase. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian penduduk usia kerja memilih keluar dari pasar kerja, bukan sekadar gagal mendapat pekerjaan.

Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi penopang utama lapangan kerja di Sumsel, menyerap 2,070 juta orang atau 46,81 persen dari total penduduk bekerja.

Di sisi kualitas pekerjaan, BPS mencatat sejumlah perbaikan. Pekerja formal naik menjadi 1,695 juta orang atau 38,32 persen dari total pekerja, meningkat 1,19 poin persentase dibandingkan Februari 2026. Tingkat setengah pengangguran juga turun menjadi 8,67 persen, berkurang 0,68 poin persentase. Namun, tingkat pekerja paruh waktu justru naik menjadi 27,12 persen, bertambah 0,56 poin persentase.

Secara umum, BPS menilai pasar kerja Sumsel masih menghadapi tantangan, ditandai berkurangnya angkatan kerja dan penduduk bekerja, meski diimbangi perbaikan proporsi pekerja formal.

“Angka 165 ribu orang itu saya hitung sendiri dari selisih angkatan kerja dan penduduk bekerja,” katanya. #fly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here