Kabut Asap Pekat, Penerbangan Citilink Jakarta-Palembang Batal Mendarat

Jarak pandang di bawah batas minimum menjadi penyebab pesawat gagal mendarat.

KABUT ASAP---Pesawat tampak samar tertutup kabut asap pekat yang menyelimuti kawasan Bandara SMB II Palembang, Jumat (25/9/2026). (FOTO: ANTARA).

Palembang, SumselSatu.com

Kabut asap kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat (25/9/2026) pagi. Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, di mana jarak pandang anjlok hingga sekitar 700 meter.

Akibat rendahnya visibilitas tersebut, penerbangan Citilink dengan nomor IU 922 rute Jakarta-Palembang gagal mendarat dan terpaksa kembali ke bandara keberangkatan (return to base/RTB).

Humas Bandara SMB II Palembang Nidia Basthonie mengatakan, jarak pandang di bawah batas minimum menjadi penyebab utama gangguan penerbangan tersebut. Pesawat IU 922 yang semula dijadwalkan tiba di Palembang pukul 09.40 WIB dengan estimasi kedatangan pukul 09.57 WIB, akhirnya batal mendarat dan kembali ke Jakarta.

“Flight delay (holding) due to visibility below minimal 700 meter,” ujar Nidia, Jumat (25/9/2026).

Ia menjelaskan, keputusan RTB diambil karena kondisi jarak pandang di Bandara SMB II Palembang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Sementara itu, kabut asap juga terlihat menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Palembang sejak pagi hari, mengganggu jarak pandang warga di berbagai lokasi.

Kualitas udara Palembang pagi ini turut memburuk dengan tingkat PM2.5 yang masih berada pada kategori tidak sehat. Kabut asap tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
#fly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here