Apresiasi untuk Kerajinan Kotak Tisu dari Tanaman Petai Cina

149
LIHAT---Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif (tengah) melihat kerajinan tangan dan produk olahan rumah tangga di Kecamatan Nibung. (FOTO:SS1/Hengky)

Muratara, SumselSatu.com

Kerajinan tangan warga Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) berupa kotak kertas tisu yang terbuat dari tanaman petai Cina. Dapat dikembangkan lebih baik lagi sebagai olahan ekonomi mikro yang memberikan nilai ekonomis.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan kerajinan tangan kotak kertas tisu yang dihasil masyarakat Kecamatan Nibung memberikan nilai ekonomis.

Tim PKK kabupaten Muratara akan mempromosikan kerajinan tangan tersebut termasuk olahan makanan yang dihasilkan ke tingkat kabupaten maupun provinsi dan tingkat nasional.

“PKK Muratara berkoordinasi dengab Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) untuk mengelola kerajinan tangan olahan rumah tangga,” jelas Ketua TP PKK Muratara, Lia Mustika Syarif di hadapan anggota PKK Kecamatan Nibung dan Kelurahan Karya Makmur saat pertemuan bulanan PKK Kecamatan Nibung di halaman Kantor Lurah Karya Makmur, Kamis (15/3/2018).

Menurutnya, agar produk kerajinan tangan dan olahan rumah tangga dikenal masyarakat tidak hanya di Muratara. Perlu dilakukan peningkatan mulai dari kemasan yang dibuat lebih menarik dan adanya perubahan bentuk agar dapat dikemas lebih kecil lagi.

“Saya sudah beli satu. Nanti akan saya racik lagi di rumah, agar lebih menarik lagi,” kata dia.

Dia menjelaskan jika dikembangkan lebih baik lagi tentunya kerajinan tangan dan produk olahan rumah tangga bernilai ekonomos dan meningkatkan ekonomi masyarakat sendiri.

Oleh karena itu TP PKK Muratara turut berperan aktif mempromosikan dan mengangkat kerajinan tangan dan produk olahan rumah tangga. Sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Muratara dalam rangka mewujudkan masyarakat Muratara yang sejahtera.

“Dengan berkembangnya ekonomi mikro di tiap kecamatan harus kita dukung bersama. Karena, masyarakat dapat hidup secara mandiri untuk meningkatkan perekonomiannya tentunya pemerintah melakukan pembinaan terhadap ekonomi mikro tersebut,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua PKK Kecamatan Nibung, Ny Yusan Mazaena Maizar mengatakan banyak produk unggulan UP2K yang dapat dikembangkan lebih baik lagi. Selain kotak kertas tisu ada juga olahan makanan dari kulit jeruk Bali, tomat dan keripik dari daun jambu.

“Produk olahan makanan itu juga ada juga yang memberikan khasiat untuk kesehatan. Seperti daun jambu yang dapat menyembuhkan penyakit diare,” pungkasnya. #ril/gky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here