Bang Japar Berkomitmen Dukung Prabowo – Sandiaga di Pilpres 2019

BANG JAPAR ---- Pelantikan kepengurusan Bang Japar Sumsel periode 2019 – 2022 oleh Ketum Bang Jabar Fahira Idris, Minggu (20/1/2019). (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Kepengurusan Bang Japar (Jawara dan Pengacara) Sumsel periode 2019-2022 dilantik, Minggu (20/1/2019), di Hotel Grand Malaka. Bang Japar Sumsel berkomitmen mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno dalam Pilpres 2019.

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Bang Japar Sumsel R Mardian mengatakan, Bang Japar hadir karena ada ketidakadilan. Diantaranya persekusi atau kriminalisasi ulama serta banyak persoalaan lain, sehingga butuh pejuang yang ikhlas menyuarakan perjuangan.

“Kami siap mengawal Pilpres setiap tahapan dari perhitungan, pemungutan, dan rekapitulasi suara di TPS hingga KPU Provinsi. Kami siap mendukung Prabowo dan Sandi,” ujarnya.

Sekjen Bang Japar Ekajaya menambahkan, Bang Japar Sumsel bertekad menjaga keadilan itu untuk semua. Dia menilai, saat ini keadilan hanya tajam ke bawah.

“Dengan lahirnya Bang Japar mengawal agama, bangsa, dan negara. Ingin berbuat untuk bangsa dan negara,” katanya.

Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris mengatakan, pelantikan Bang Japar Sumsel yang terdiri dari jawara dan pengacara, agar mampu menjaga wilayah masing-masing untuk menjaga ulama dan masyarakat.

“Target kami di semua wilayah, keberadaan TNI dan Polri kami support. Dari semua penyakit masyarakat misalnya Narkoba dan tawuran,” bebernya.

“Pilpres ini kami  menyatakan dukungan untuk Pak Prabowo dan Sandi. Kami akan menjaga TPS. Kami akan melaporkan kalau ada kecurangan. Saat ini kami 89 hari menuju Pilpres. Anggota Bang Japar Sumsel harus mampu memenangkan Prabowo dan Sandi,” tambahnya.

“Setelah dilantik, saya harap dapat menjalankan tugas dan membentuk Bang Japar di 17 kabupaten dan kota. Bisa ada ketua cabang di setiap kabupaten dan kota,” kata dia lagi.

Ketua Komando Daerah Bang Japar Sumsel Iskandar Sahbani mengatakan, Bang Japar adalah perkumpulan ahli bela diri ditambah pengacara. “Kami fokus membela ulama dan menjaga NKRI,” katanya.

Menurut Iskandar, Indonesia saat ini ada kekuatan asing, contohnya tenaga kerja asing, Narkoba mudah masuk, dan hukum tidak tegak.

“Di Indonesia Bang Japar sudah berdiri selama dua tahun. Untuk di Sumsel sudah ada selama enam bulan. Kegiatan kami pengawalan ulama yang menyampaikan amar maruf nahi munkar. Kami jaga Indonesia dari  perpecahan. Kami harus jadi tuan rumah di negeri sendiri,” urainya.

“Untuk politik kami  berpihak pada ijtima ulama jilid 2. Kami yang meminta Prabowo dan Sandi menjadi capres dan cawapres karena Indonesia perlu diselamatkan. Tiga bulan lagi pencoblosan Pilpres, kami siap kawal TPS dan menjadi saksi yang tidak dibayar,” tambah Iskandar. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here