Buka Musrenbang, Bupati Supriono Harapkan Pemerataan Pembangunan

64
MUSRENBANG---Bupati Banyuasin Ir SA Supriono, MM, memukul gong tanda dibukanya Musrenbang Kabupaten Banyuasin tahun 2019. (FOTO: SS1/Afriyanto)

Banyuasin, SumselSatu.com

Bupati Banyuasin Ir SA Supriono, MM, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Banyuasin tahun 2019. Ditandai pemukulan gong, Musrenbang resmi dibuka di Graha Sedulang Setudung Selasa, (27/3/2018).

Bupati Supriono berharap melalui Musrenbang ini dapat dilakukan pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas dan berkelajutan.

Dikatakannya, penyelenggaraan Musrenbang kali ini bersamaan dengan tahun terakhir periode RPJMD 2013-2018 sebagai pengantar dalam menyongsong dan mempersiapkan RPJMD 2018-2023.

“Peningkatan kawasan ekonomi terutama di perdesaan mutlak harus didukung dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai terutama di sentra-sentra perekonomian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah yakni di sektor pertanian, perikanan dan industri-industri kecil dalam menunjang optimalisasi pemasaran hasil,” kata Supriono.

Menurutnya Pembangunan suatu daerah diperoleh dari beberapa sumber pembiayaan, antara lain  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Sumber pendanaan pembangunan Kabupaten Banyuasin, selain dari APBN dan APBD Provinsi juga berasal dari pendapatan Kabupaten yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Pendapatan Lain-lain yang sah.

“Selain itu, sumber pembiayaan lainnya di luar Dana APBN dan Dana APBD adalah partisipasi aktif para pelaku usaha yang melakukan aktivitasnya di Kabupaten Banyuasin guna berperan serta dengan memberikan dukungan terhadap pembangunan yang direncanakan Pemerintah terutama dalam wilayah operasionalnya dalam bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR),” lanjutnya lagi.

Ia berharap melalui Musrenbang ini, dapat dilihat dan dipahami kendala dimasa-masa mendatang, pembangunan Banyuasin masih akan dihadapkan pada sejumlah faktor penentu dan tantangan akibat pengaruh dari dinamika internal maupun eksternal.

“Beragam faktor penentu dan tantangan dimaksud perlu disikapi secara arif dan bijaksana serta dengan langkah- langkah yang lebih nyata,” pungkasnya. #fri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here