
Palembang, SumselSatu.com
Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Disdik Sumsel) resmi merilis aturan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama bulan suci Ramadan 1447 H. Melalui Surat Edaran Nomor 420/4212/Set.3/Disdik SS/2026, durasi jam pelajaran di tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh Sumsel dipastikan mengalami pemangkasan signifikan.
Pengawas SMA Syamsul menjelaskan bahwa edaran tersebut menjadi acuan bagi sekolah negeri maupun swasta agar kegiatan akademik tetap berjalan efektif tanpa mengabaikan kekhusyukan ibadah di bulan suci.
”Pengaturan ini bertujuan agar pembelajaran tetap efektif, sekaligus memberi ruang bagi peserta didik untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta pembentukan karakter selama Ramadan,” ujar Syamsul, Sabtu (14/2/2026).
Jadwal Penting KBM Ramadan 2026
Berdasarkan surat edaran tersebut, berikut adalah rincian jadwal kegiatan sekolah di Sumatra Selatan:
* 18 – 21 Februari 2026: Libur awal Ramadan. Peserta didik melakukan pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga dan masyarakat sesuai penugasan sekolah.
* 23 Februari – 15 Maret 2026: Kegiatan pembelajaran kembali dilaksanakan secara tatap muka di satuan pendidikan.
*16 – 29 Maret 2026: Libur bersama Idul Fitri 1447 H.
*30 Maret 2026: KBM normal kembali dimulai.
Penyesuaian Jam Belajar dan Kurikulum
Selama Ramadan, waktu belajar di kelas mengalami penyesuaian sebagai berikut:
* Durasi Belajar: Setiap satu Jam Pelajaran (JP) dipangkas menjadi 30 menit.
*Waktu Mulai: KBM dimulai pada pukul 07.30 WIB.
*Mata Pelajaran Fisik: Kegiatan ekstrakurikuler dengan aktivitas fisik berat ditiadakan. Khusus mata pelajaran Olahraga, materi hanya disampaikan secara teori.
*Penguatan Karakter dan Peran Orang Tua
*Sekolah diinstruksikan untuk menyelenggarakan kegiatan peningkatan iman dan takwa (Imtaq).
*Bagi siswa muslim, dianjurkan mengikuti tadarus Alquran, pesantren kilat, dan kajian keislaman. Sementara itu, siswa non-muslim akan mendapatkan bimbingan rohani sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Di akhir edaran, Disdik menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka. Orang tua diharapkan tidak hanya mengawasi ibadah anak, tetapi juga memantau aktivitas belajar mandiri selama masa libur berlangsung. #fly










