Palembang, SumselSatu.com
Bek kawakan Hamka Hamzah akhirnya menerima tawaran untuk bergabung Sriwijaya FC (SFC) dengan durasi kontrak satu tahun. Hal itu dibenarkan Sekretaris Tim SFC Achmad Haris. Menurut dia, perekrutan Hamka merupakan kebutuhan tim.
“Hamka kita kontrak satu tahun sesuai dengan instruksi pelatih,” kata Haris, Jumat (19/1/2018).
Haris pun tak takut pada predikat ‘pemain bengal’ melekat dalam diri Hamka. Meski kerap didapuk sebagai kapten, namun Hamka juga sering terlibat cekcok di lapangan.
“Saya pikir dia (Hamka) sudah semakin dewasa, usia bertambah, pengalaman juga tambah. Mudah-mudahan dia bisa jadi pengayom untuk pemain muda,” ungkap Haris.
Meski sudah dapat dipastikan, Haris menyebut belum ada tanda tangan kontrak secara resmi antara SFC dan Hamka. SFC menghormati kontrak Hamka dengan PSM yang baru akan habis, Kamis (25/1). Sebab itu, Hamka baru akan tampil bersama SFC setelah kontraknya selesai dengan PSM dan telah menandatangani kontrak barunya dengan manajemen Laskar Wong Kito.
“Saya sudah bertemu dengan CEO PSM (Munafri Arifuddin), sudah minta izin. Kami dari manajemen (SFC) juga sudah dua-tiga kali bicara dengan Bang Munafri dan bilang menunggu selesai kontrak. Jadi kesepakatan sudah, tinggal tanda tangan kontrak nanti tunggu selesai dulu dengan PSM,” jelas Haris.
Manajer SFC Ucok Hidayat mengungkapkan, ia sudah melakukan pembicaraan dengan manajer PSM di Bandung terkait kepindahan Hamka. Hanya saja, mantan kapten PSM itu baru bisa memperkuat tim selepas 25 Januari, atau setelah kontraknya bersama Juku Eja berakhir.
“Kami sudah bicara dengan manajer PSM, sudah ada tanggapan positif. Mereka mempersilakan Hamka ke SFC. Hamka mungkin baru bisa bergabung dengan tim tanggal 26 Januari,” jelas Ucok.
Sedangkan RD, sapaan Rahmad, belum mau berspekulasi mengenai kemungkinan Hamzah bergabung dengan tim, karena masih menunggu surat keluar dari PSM. Menurutnya, saat ini ia fokus mempersiapkan tim menghadapi PSM di matchday kedua, Minggu (21/1/2018).
RD mengatakan, ia kemungkinan merotasi separuh kekuatan tim, karena ingin memberi kesempatan pada pemain lainnya. Di pertandingan pertama melawan Persib Bandung, lini serang masih dipertanyakan.
“Lawan PSM, kami mau lini depan bermain lebih baik. Sebab, produktivitas gol akan sangat menentukan untuk hasil akhir dalam sebuah pertandingan. Kami juga masih akan evaluasi transisi dari menyerang ke bertahan yang memang menjadi perhatian untuk dapat terus diperbaiki,” tutur RD. #ari