Giri Ramanda Jadi Peserta Pertukaran Pemimpin Internasional

327
SOUVENIR---Giri Ramanda Kiemas didampingi peserta IVLP dari Indonesia, menyerahkan souvenir kepada Akram Elias, konsultan di Departemen Luar Negeri AS, saat peserta IVLP mengunjungi CRDF Global (organisasi nirlaba independen yang mempromosikan keselamatan, keamanan, dan keberlanjutan melalui sains dan inovasi), di Amerika Serikat. (FOTO: SS1/IST/DOK.PRIBADI GIRI RAMANDA KIEMAS)

Palembang, SumselSatu.com

H M Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, SE, MM, terpilih menjadi peserta International Visitor Leadership Program (IVLP) atau Program Kunjungan Kepemimpinan Internasional. Kegiatan dengan topik ‘Good Governance for Newly Elected Officials’ atau ‘Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Bagi Pejabat yang Baru Terpilih’ itu, berlangsung pada 3-21 Februari 2020 di Amerika Serikat (AS).

Giri Ramanda yang Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumatera Selatan (Sumsel) itu, menjadi salah satu dari enam orang Indonesia yang dipilih Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Indonesia.

“IVLP adalah program pertukaran profesional untuk bertukar pikiran, gagasan, dan informasi, yang terkait dengan topik program secara khusus, dan secara umum untuk mempelajari aspek sosial, budaya, ekonomi, dan politik di Amerika Serikat,” ujar Giri Ramanda kepada SumselSatu melalui WhatsApp, Jumat (7/2/2020).

Dikatakan Giri, para peserta berdiskusi dengan perwakilan dari pihak pemerintah, swasta, akademisi, media, lembaga swadaya masyarakat, serta berbagai komunitas organisasi di tingkat nasional dan lokal di AS.

“Program ini memberikan wawasan atas suatu topik yang dibahas dalam berbagai perspektif,” terang Giri yang kini menjadi Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel itu.

Dijelaskan Giri, peserta akan mengamati peran kelompok pengawas, bisnis sektor swasta, organisasi masyarakat, LSM, organisasi penelitian, dan pers dalam berkontribusi pada transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Melalui program ini, para peserta juga akan mengeksplorasi bagaimana mekanisme akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah mengadvokasi layanan publik untuk populasi yang terpinggirkan dan kurang terlayani.

“Tujuannya untuk memelajari praktik terbaik tata kelola yang baik di Amerika Serikat, di tingkat negara bagian dan kota. Memelajari tentang pembagian wewenang lintas tingkat pemerintahan dan bagaimana pengelolaannya,” kata Giri.

“Mendapatkan pemahaman tentang akuntabilitas pemerintah daerah dan mekanisme transparansi di Amerika Serikat dalam sistem desentralisasi, khususnya dalam mengadvokasi layanan publik untuk populasi yang terpinggirkan atau yang kurang terlayani,” tambahnya.

Tujuan lainnya, kata Giri, untuk memahami peran kelompok pengawas, bisnis sektor swasta, organisasi masyarakat, organisasi penelitian dan advokasi LSM dan pers, dalam menyumbangkan gagasan yang membentuk kebijakan pemerintah dan memantau transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

IVLP dikelola dan dibiayai Departemen Luar Negeri AS (US State Department).  Seseorang yang terpilih untuk mengikuti program ini karena dia, negaranya, dan AS akan memperoleh manfaat dari pertukaran gagasan selama program berlangsung. Peserta terpilih dari bidang-bidang yang menurut Kedubes AS memiliki kepentingan bilateral bagi negara tuan rumah dan AS.

Dari Indonesia, selain Giri Ramanda Kiemas, adalah  Hermince Angela Agustinne Rugebregt (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumsel), Syaiful Arifin Tawidi (Ketua Medan Peduli, Sumatera Utara), dan Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur). Kemudian, Fahmi Islam (Pemprov Sulawesi Selatan), dan Syamsari Syamsuddin Sese (Bupati Takalar, Sulawesi Selatan). #arf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here