
Palembang, SumselSatu.com
Meski belum masuk sebagai lima wilayah produsen kopi Sumsel terbanyak, kopi Pagar Alam yang berjenis robusta dikenal enak dengan aroma yang khas coklat dan brown sugar atau karamel.
Perwakilan dari Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (BSN) Haryanto saat mengunjungi tiga UKM Kopi Bubuk Pagar Alam mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan nama atau brand kopi Pagar Alam, melalui meningkatkan mutu dan menerapkan SNI.
“Tim dari BSN Palembang melakukan peninjauan pada tiga UKM Kopi, yaitu Kopi Gigir di Jalan Tanjung Sakti, Desa Ujan Mas, Kopi Kawah Dempo di Jalan Alpokat, Perumnas Nendagung, dan Kopi Radje Itam di Jalan Kolonel Noerdin Pandji, saya dan pegawai di Dinas siap mendukung agar ketiganya memperoleh SNI,” kata Saidi Amrulloh.
Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kesenjangan atau Gap Analysis kondisi lapangan dengan persyaratan SNI Kopi Bubuk dan GMP atau Good Manufacturing Practices, sekaligus pengambilan sampel produk kopi bubuk dan biji kopi untuk diuji di laboratorium yang kompeten dan sudah diakreditasi atau diakui.
Setelah kunjungan tim akan menyusun laporan analisa kesenjangan sekaligus memberikan saran perbaikan, baik dari bahan baku, proses, terutama pengendalian kualitas sampai sarana dan fasilitas produksi yang sesuai persyaratan.
“Kami menargetkan tahun 2018, Kopi Pagar Alam ada yang sudah memperoleh sertifikat SNI,” kata Haryanto. #ari