
Empat Lawang, SumselSatu.com
Tim Satres Narkoba Polres Empat Lawang berhasil membongkar sindikat penanaman Narkotika dengan menemukan ladang ganja seluas tiga hektare di wilayah perbukitan Empat Lawang. Tanaman terlarang tersebut ditemukan tumbuh subur di medan ekstrem dan disinyalir telah memasuki masa siap panen.
Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi menjadi pukulan telak bagi jaringan pengedar di wilayah Sumatra Selatan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Muk’min Wijaya menjelaskan bahwa lokasi ladang sengaja dipilih di area lereng bukit yang tersembunyi di balik pepohonan besar untuk mengelabui petugas.
”Tim harus berjuang menembus jalur curam dengan berjalan kaki dan menggunakan sepeda motor. Lokasi ini memang sangat sulit dijangkau, diduga sengaja dipilih agar tidak terdeteksi,” ujar Nandang, Sabtu (14/2/2026).
Selain mengamankan area ladang, petugas juga menemukan barang bukti yang sudah dikemas dan siap didistribusikan. Dari hasil penemuan di lapangan diketahui luas lahan
kurang lebih 3 hektare, barang bukti siap edar 8 karung ganja kering (estimasi berat 200 kg).
“Nilai ekonomis diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Operasi ini berhasil menyelamatkan sekitar 600.000 jiwa dari ancaman penyalahgunaan Narkoba,” kata Nandang.
Guna mencegah penyalahgunaan lebih lanjut, mayoritas barang bukti tanaman ganja langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar, sementara sebagian lainnya dibawa untuk kepentingan penyelidikan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pemilik ladang serta mendalami jaringan distribusi yang terlibat. Kombes Pol Nandang mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi awal terkait keberadaan ladang tersebut.
”Kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap siapa aktor intelektual di balik ladang ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” katanya. #fly









