MUI Sambut Positif Penguatan Pendidikan Karakter di Pesantren

43
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi

Jakarta, Sumselsatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) setuju agar pendidikan karakter di pesantren diperkuat terutama di tingkatan awal (diniyah). Hal ini disambut positif oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“MUI menyambut gembira dan mengapresiasi yang setulus-tulusnya atas niat yang luhur Presiden Joko Widodo untuk memperkuat pendidikan diniyah, pendidikan keagamaan di pesantren-pesantren dengan membangun karakter anak-anak bangsa,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi lewat keterangan tertulisnya, Minggu (22/7/2017) dikutip dari detikcom.

Dia menambahkan, penguatan pendidikan diniyah diharapkan dapat menjaga harkat martabat bangsa dari arus perubahan global yang begitu cepat. Penguatan ini utamanya untuk menghadapi era digital.

Zainut mengatakan di era digital, selain melahirkan manfaat juga tak terlepas dari sisi lain yang melahirkan mudarat. Menurutnya pengaruh buruk era digital dapat dihalau dengan penguatan karakter tersebut.

“Penguatan karakter merupakan bentuk kepedulian dan antisipasi dini untuk mempersiapkan generasi emas yang kuat, tangguh dan berakhlak mulia. Agar bisa bersaing di dunia global dengan tetap tidak kehilangan jati dirinya,” ungkapnya.

Beberapa mudarat yang dapat timbul misalnya ialah merubah ciri kehidupan masyarakat gotong royong menjadi individual. Timbulnya sifat pragmatisme, ingin serba mudah dan gampang (instan).

Pengaruh negatif era digital juga dapat melenyapkan identitas kultural nasional dan lokal. Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme.

Menurutnya, generasi muda jadi pihak yang rentan terkena imbas budaya digital. Dia berharap wacana penguatan pendidikan karakter ini dapat lekas ditindaklanjuti.

“MUI berharap semoga apa yang menjadi harapan Bapak Presiden tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh kementerian terkait sehingga gagasan yang sangat mulia tersebut tidak menguap sia-sia,’ tutup Zainut. (adm3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here