OKU Jadi Kuda Hitam Cabor Ini di Sumsel

59
JAJAL---Salah satu peserta Wall Climbing Competition Gapura. (FOTO : SS1/Widori)

Baturaja, SumselSatu.com

Lomba panjat dinding atau lebih dikenal Wall Climbing jadi salah satu olahraga cukup ekstrim.

Di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sendiri olahraga ini cukup populer dikalangan mahasiswa khususnya Mahasiswa Pencinta Alam (PA). Namun, sayangnya olahraga ini belum berkembang baik di Kabupaten Bumi Sebimbing Sekundang.

Salah satu pelatih panjat dinding di OKU Akhmad Dimyati saat ditanya mengenai hal itu membenarkan, kata dia OKU sebenarnya gudang atlet panjat dinding. Namun, selama ini banyak kendala untuk mengembangkan olahraga yang memerlukan ketahanan fisik prima itu.

Salah satunya kata dia terkendala oleh fasilitas dan pendukung olahraga. Untuk membuat panjat dinding buatan saja memerlukan dana tidak sedikit. Belum lagi, kata dia, alat pendukung seperti harsen, raner, karamentel, FigourX yang benar-benar bagus.

“Atlet OKU memang  bisa berbicara di tingkat provinsi velum alam ini atlit kita dapat emas,” ucap Dimyati.

Sementara Ketua FPTI Sumsel diwakili  Sekretaris Umum Rusman Afandi juga berharap pemkab OKU dan pihak Universitas untuk mendukung setiap kegiatan yang berhubungan dengan panjat tebing.

“Saya mewakili ketua berharap pemkab bisa mengakomodir adik-adik,  sebab OKU salah satu kuda hitam di ajang panjat tebing di Sumsel, juga kegiatan ini bisa mengenalkan kampus dan sebagai syarat akreditasi institusi universitas,” ucapnya.

Memang benar kata dia, olahraga panjat ini setiap daerah banyak terkendala fasilitas, namun, untuk OKU diakuinya sudah baik, walau lebih dimiliki oleh kampus dan PA.

“Kalau dari provinsi kita selalu memberi masukan ke KONI sumsel untuk bisa perhatikan itu.  Seperti di muba banyak perusahaan yang jadi ‘bapak’ untuk pembinaan itu seharusnya diikuti OKU juga kan di sini banyak perusahaan,” ucapnya.

Ke depan, kata dia, FPTI Sumsel akan memetakan semua kabupaten kota dengan adakan sirkuit untuk mengelar event besar, “OKU salah satunya,” jelasnya.

Sementara Wabup Johan dalam sambutanya mengungkapkan pemkab OKU sangat menyambut baik terselengaranya kegiatan olahraga ini,  apalagi ini diikuti oleh peserta dari provinsi lain. Pemkab kata dia siap membantu setiap hal yang positif termasuk kegiatan yang diselenggarakan Gapura itu.

“Jangan sungkan-sungkan, saya pribadi siap membantu untuk hal positif termasuk Pemkab OKU, silahkan,” jelasnya.

Untuk Pemkab OKU sendiri kata dia sudah ditunjuk dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga,  KONI OKU. Untuk itu kata Johan jika ada hal yang berhubugan dengan olahraga silahkan koordinasikan.

“Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan resmi saya buka.  Tak terlupa juga peserta dari luar daerah silahkan kunjungi objek wisata gua harimau dan gua putri itu sangat bagus,” tukas Johan. #ori

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here