Sinergi BUMN dan Daerah: 3.010 Pemudik Sumsel Pulang Gratis Naik Kereta Api

MUDIK---Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang didampingi Executive Vice President KAI Divre III Palembang Januri melakukan pelepasan program mudik gratis Idul Fitri 1447 H/2026 di Stasiun Kertapati, Selasa (17/3/2026). (FOTO: SS 1/IST).

Palembang, SumselSatu.com

​PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) dan Bank Sumsel Babel (BSB) memperkuat kolaborasi pelayanan publik melalui program mudik gratis Idul Fitri 1447 H/2026.

​Puncak keberangkatan berlangsung di Stasiun Kertapati pada Selasa (17/3/2026), dengan melepas 1.443 peserta. Para pemudik tersebut terbagi dalam dua rangkaian kereta, yakni KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau (606 penumpang) dan KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (837 penumpang).

​Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatra Selatan Cik Ujang, didampingi EVP KAI Divre III Palembang Januri, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Musni Wijaya, serta PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel Marzuki.

​Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menegaskan bahwa program ini adalah manifestasi nyata kehadiran pemerintah dan korporasi dalam menyediakan transportasi yang aman dan terjangkau.

​“Program mudik gratis ini bukan sekadar bantuan transportasi, melainkan upaya strategis untuk memecah kepadatan lalu lintas di jalan raya serta menekan risiko kecelakaan selama masa angkutan Lebaran,” ujar Aida dalam keterangan resminya.

Jika diakumulasikan dengan keberangkatan pada 16 Maret lalu yang membawa 1.567 pemudik, maka total warga yang terfasilitasi program mudik gratis tahun ini mencapai 3.010 orang. Seluruh peserta telah melewati verifikasi ketat sesuai persyaratan yang ditetapkan Dishub Sumsel dan Bank Sumsel Babel.

​Di luar program gratis, tren penggunaan moda kereta api di wilayah Divre III Palembang juga menunjukkan angka yang impresif. Hingga 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 25.514 penumpang telah diberangkatkan.

​Secara keseluruhan, total tiket yang terjual untuk periode angkutan Lebaran (11 Maret – 1 April 2026) telah menembus angka 104.126 tiket. Dari jumlah tersebut, 71.668 tiket dialokasikan untuk relasi utama Kertapati–Lubuklinggau (PP) dan Kertapati–Tanjungkarang, sementara 32.458 sisanya merupakan penjualan tiket parsial.

Hingga saat ini, KA Bukit Serelo masih menjadi pilihan utama masyarakat. Tingkat okupansinya sangat tinggi, mencapai 125% hingga 135% dari kapasitas tempat duduk harian yang tersedia.

​Merespons tingginya minat tersebut, KAI mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket KA ekonomi untuk beralih ke KA komersial Sindang Marga. Kereta ini menawarkan pilihan kelas eksekutif dan bisnis sebagai alternatif perjalanan yang lebih nyaman.

​“Kami berkomitmen mendukung Asta Cita Pemerintah dalam mendorong transportasi berkelanjutan. Fokus kami adalah memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman mudik yang aman, tenang, dan menyenangkan,” tutup Aida. #fly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here