Sumsel Segera Miliki Double- Decker Hydrogen Bus Mirip di London

54
TRANSFER BUS---Gubernur Provinsi Sumsel H Alex Noerdin saat Berbincang dengan Mr Aleksander Gerbec dari IMS Ecubes Norwegia. (FOTO: SS1/Mardiasyah)

Palembang, Sumselsatu.com

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima kedatangan Mr Aleksander Gerbec dari IMS Ecubes Norwegia. Kunjungan Mr  Aleksander Gerbec diterima langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Adapun kehadirannya di Provinsi Sumsel terkait tindak lanjut mempercepat transfer hydrogen car untuk show case Asian Games 2018 mendatang.

Selain itu juga untuk mempercepat kerjasama Lalan mobile power plant di Musi Banyuasin, serta kerjasama untuk membangun pusat education center di Jakabaring Sport City (JSC) yang bertujuan untuk generasi penerus belajar dimana terdapat panduan apa itu hydrogen dan apa saja manfaat kegunaannya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyambut baik, bahkan mengungkapkan rasa bangganya atas kerjasama yang banyak mendatangkan manfaat bagi masyarakat Provinsi Sumsel. Dikatakan Alex, kerjasama ini akan menjadikan Provinsi Sumsel akan melompat jauh ke depan.

“Daerah lain bahkan negara lain belum melakukan ini, bahkan belum ada. Tapi kita Provinsi Sumsel mulai lebih dulu,” ungkapnya di Griya Agung, Sabtu (17/3/2018).

Lebih jauh Alex mengatakan, berkaitan dengan transportasi yang diperbolehkan untuk mengangkut atlet dan official Asian Games 2018 selama berada di kompleks JSC hanya electric car dan hydrogen car.

“Lengkap Provinsi Sumsel ini, Kita melampaui daerah lain bahkan negara lain. Jadi kita harus serius untuk persiapannya,” tambahnya.

Sementara itu, Mr Aleksander Gerbec menambahkan, Provinsi Sumsel merupakan pelopor penggunaan hydrogen car yang dimulai dari JSC. Untuk mengangkut para atlet dan memberikan kenyamanan atlet direncanakan akan mengirim hydrogen bus yang saat ini busnya lagi dites di London.

Selain itu pula, Ia sedang mengembangkan sebuah proyek, di mana akan segera dibangun di JSC pusat education center bagi generasi penerus.

“Generasi penerus diberikan pengetahuan mengenai hydrogen car, dan setelah Asian Games, kami berharap punya education centre (kalau bisa di JSC) untuk mengembangkan hydrogen car ini di Provinsi Sumsel. Hal ini tentunya selain akan menggunakan sumber daya manusia asli daerah, juga bertujuan untuk pembangunan berkelanjutan dan energi terbarukan,” ungkapnya.

“Hubungan dari project ini dan Asian Games adalah memberikan informasi mengenai hydrogen car yang tidak terlalu dipahami masyarakat, banyak masyarakat yang berasumsi bahwa hydrogen berbahaya padahal ini memberikan banyak keuntungan, apalagi di masa yang akan datang,” pungkasnya. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here